Tatsqif

Kulliyah Ma’had Haram Makkah dan Kuliah Masjid Nabawi

Kulliyah Ma’had Haram Makkah dan Kuliah Masjid Nabawi

Tujuan Kuliah dan Ma’had Masjidil Haram

Kuliah dan Ma’had Masjidil Haram bertujuan memakmurkan Masjidil Haram melalui halaqah-halaqah ilmu dalam berbagai disiplin ilmu syariat dan bahasa Arab. Lembaga ini juga bertujuan mencetak para penuntut ilmu yang memiliki spesialisasi dan kompetensi untuk berdakwah kepada Islam, berkontribusi dalam menyebarkan manhaj wasathiyah (moderat), menanamkan serta mengembangkan akhlak Islami dan adab syar’i pada generasi muda, serta mengembangkan kemampuan penelitian ilmiah para mahasiswa dan mahasiswi.

Persyaratan Penerimaan dan Program Studi

Kuliah Masjidil Haram memiliki beberapa jurusan, yaitu:

Jurusan Syariah.

Jurusan Al-Qur’an dan Ulum Al-Qur’an.

Jurusan Sunnah dan Ulum Al-Hadis.

Jurusan Akidah.

Jurusan Bahasa Arab.

Kurikulum yang diajarkan selaras dengan kurikulum universitas-universitas di Arab Saudi. Selain itu, terdapat mata kuliah unggulan seperti:

Keamanan Pemikiran (الأمن الفكري).

Sejarah Dua Tanah Suci (Tarikh Al-Haramain Asy-Syarifain).

Saat ini terdapat:

175 dosen.

55 staf administrasi.

2.000 mahasiswa dan mahasiswi.

Syarat Pendaftaran

1. Memiliki ijazah SMA atau yang sederajat, baik dari dalam maupun luar Arab Saudi, yang telah disahkan oleh instansi terkait.
2. Lulus ujian masuk dan wawancara.
3. Tidak pernah diberhentikan dari Kuliah Masjidil Haram atau universitas lain karena alasan akademik maupun pelanggaran disiplin.
4. Berakhlak baik serta berkelakuan terpuji.
5. Nilai rata-rata minimal 85%.
6. Mendapat izin dari instansi tempat bekerja apabila bekerja di lembaga pemerintah maupun swasta.
7. Sehat secara medis.
8. Data yang diinput secara elektronik harus sesuai dengan dokumen asli.
9. Perkuliahan dilaksanakan tatap muka (offline).

Peran Bagian Mahasiswi

Bagian mahasiswi didirikan pada tahun 1443 H, awalnya hanya memiliki Jurusan Syariah.

Perkembangannya sebagai berikut:

Tahun 1443 H: diterima 150 mahasiswi.

Tahun 1444 H: diterima 255 mahasiswi, sehingga total menjadi 405 mahasiswi dalam dua tingkat pendidikan.

Tahun 1445 H: diterima 286 mahasiswi dari 45 negara, sehingga jumlah keseluruhan mahasiswi mencapai 663 orang.

Bagian mahasiswi memiliki beberapa tujuan utama, yaitu:

Memakmurkan Masjidil Haram dengan halaqah ilmu.

Mencetak mahasiswi yang memiliki dasar ilmu syariat yang kuat.

Membekali mereka dengan keterampilan yang diperlukan.

Mendukung kemajuan pendidikan perempuan di Arab Saudi sesuai dengan Visi Saudi 2030.

Sistem Pendidikan di Dua Masjid Suci

Sistem pendidikan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi mengikuti sistem pendidikan nasional Arab Saudi.

Untuk tingkat Ma’had (menengah dan atas) mengikuti peraturan pendidikan dan evaluasi siswa yang berlaku.

Untuk tingkat Kuliah, mengikuti regulasi universitas-universitas Arab Saudi.

Mahasiswa dan mahasiswi berasal dari lebih dari 50 negara, sehingga mereka turut berperan menerjemahkan khutbah dan pelajaran di Masjidil Haram serta Masjid Nabawi ke lebih dari 20 bahasa, sehingga manfaatnya dirasakan oleh kaum muslimin di berbagai penjuru dunia.

Lembaga juga berkomitmen terhadap kalender akademik resmi, baik awal dan akhir tahun ajaran maupun masa libur.

Pengelolaan pendidikan dilakukan melalui beberapa dewan yang memiliki tugas dan kewenangan tertentu, seperti:

Dewan Ilmiah.

Dewan Wakalah.

Dewan Ma’had.

Dewan Kuliah.

Lulusan tingkat kuliah dapat melanjutkan studi pascasarjana di berbagai universitas di Arab Saudi maupun luar negeri hingga jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3).

Statistik saat ini:

2.347 mahasiswa dan mahasiswi.

53 ruang kelas.

Mekanisme Pendaftaran

1. Mendaftar melalui tautan elektronik.
2. Verifikasi berkas pendaftaran.
3. Mengikuti ujian masuk (tertulis dan lisan).
4. Seleksi, pemeringkatan, dan pemeriksaan berkas.
5. Pengumuman peserta yang diterima.

Program-Program Ilmiah di Masjidil Haram

Halaqah Program Tetap (Laki-laki)

Berlokasi di:

Basement Raja Fahd.

Dekat Kantor Administrasi Umum Halaqah dan Maqra’ah Elektronik.

Di samping Kantor Mushaf dan Buku.

Pintu 75 dan 82.

Halaqah Program Tetap (Perempuan)

Perluasan Raja Fahd lantai satu, area salat wanita, tangga 74 (sesi pagi).

Perluasan Raja Abdullah, area salat wanita, pintu 114 (sesi sore).

Halaqah Perbaikan Bacaan Al-Qur’an (bagi para tamu)

Berlokasi di:

Perluasan Raja Fahd lantai satu di belakang kubah.

Area salat dekat tangga pintu 91 dan 92.

Area salat tangga Asy-Syubaikah nomor 65.

Syarat Mengikuti Program Tetap Halaqah Al-Qur’an

1. Berdomisili di Kota Makkah.
2. Berusia minimal 12 tahun.
3. Lulus seleksi awal.
4. Mematuhi adab Masjidil Haram.
5. Berakhlak sebagaimana akhlak para penghafal Al-Qur’an terhadap guru dan sesama pelajar.
6. Berkomitmen mengikuti jalur pembelajaran yang telah ditetapkan.

Tahapan pembelajaran:

Tilawah.

Hafalan.

Persiapan Mahir.

Mahir.

Statistik Kegiatan Ilmiah

Jumlah halaqah ilmu di Masjidil Haram: 6 halaqah.

Jumlah pelajaran sejak awal tahun: 212 pelajaran.

Jumlah ulama dan masyayikh yang mengajar sejak awal tahun: 19 orang.

Jumlah peserta dan pengunjung yang memperoleh manfaat: sekitar 30.000 orang.

Jumlah dauroh ilmiah: 5 dauroh, meliputi:

Akidah.

Ulum Al-Qur’an.

Ilmu Bahasa Arab.

Akhlak dan Adab.

Fikih.

1.300 Mahasiswa Menjadi Relawan Pelayan Tamu Allah

Mahasiswa dan mahasiswi Ma’had berpartisipasi sebagai relawan pada musim Ramadan dan Haji dalam melayani para tamu Allah di Masjidil Haram.

Sekitar 1.300 mahasiswa dan mahasiswi setiap tahun turut melayani para pengunjung Dua Tanah Suci. Selain itu, mereka juga berperan dalam membangun kesadaran masyarakat yang positif.

Sejak berdiri hingga saat ini, lembaga telah meluluskan lebih dari 9.575 mahasiswa dan mahasiswi dari berbagai negara. Setelah menimba ilmu di lembaga tersebut, para lulusan mengemban berbagai tugas keagamaan dan sosial di beragam bidang.

Pendaftaran online:
[Halaman Pendaftaran Classera](https://me.classera.com/students/register/eDlzOGQ5ODdzODc1ZnZkZmdlcmFzZGZhc2RmYXNkZmFzZGZhc2RmYWRmNTQxMjgyNDY%3D/eDlzOGQ5ODdzODc1ZnZkZmdlcmFzZGZhc2RmYXNkZmFzZGZhc2RmYWRmNTQxMjgxNjYy?utm_source=chatgpt.com)

Kuliah Masjid Nabawi

Kuliah Masjid Nabawi merupakan perguruan tinggi ilmiah di bidang syariat yang resmi dibuka pada 16 Syawal 1431 H, bertepatan dengan 25 September 2010 M. Kampus ini berlokasi di dalam kompleks serambi-serambi Masjid Nabawi. Lulusan sekolah menengah atas (SMA/sederajat) dapat melanjutkan pendidikan tinggi di salah satu program studinya tanpa adanya batasan usia bagi mahasiswa maupun mahasiswi.

Baca selengkapnya

Visi dan Misi

Visi Menjadi lembaga pendidikan ilmiah terdepan serta rujukan dalam pendidikan syariat Islam, dengan menghasilkan lulusan yang unggul dan berkualitas.

Misi Menyelenggarakan pendidikan syariat Islam yang unggul dan akademis di Masjid Nabawi melalui tenaga pengajar yang kompeten, pemanfaatan teknologi pendidikan modern, penguatan kemitraan kelembagaan, serta pemberdayaan peran masyarakat, demi memberikan pelayanan terbaik bagi para penuntut ilmu dan masyarakat luas.

Link informasi:

https://x.com/k_alharm

https://ihm.classera.com/landing/

https://x.com/info_fopm

https://gph.edu.sa/public/?module=module_894348&main_subject=main_646304&subject=subject_654325

https://alharamain.gov.sa/public/?module=service_ar&url_title=nabawi-admission

Berian Muntaqo Fatkhuri, Lc., M.A.

Kandidat Doktor, Qassim University, KSA.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button