Mimbar Jumat

Khutbah Jumat: Muhasabah Diri dan Mempersiapkan Bekal untuk Akhir

 

Download Pdfnya Klik

Muhasabah Diri dan Mempersiapkan Bekal untuk Akhir

Penulis:

(Kandidat Doktor Qassim University, KSA)

Ustaz Berian Muntaqo Fatkhuri, Lc., M.A.

Khutbah pertama:

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

الْحَمْدُ لِلَّهِ، كَتَبَ عَلَى نَفْسِهِ الرَّحْمَةَ، وَأَجْزَلَ لِعِبَادِهِ النِّعْمَةَ، أَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ وَأَشْكُرُهُ، رَضِيَ بِالْيَسِيرِ مِنَ الْعَمَلِ، وَتَجَاوَزَ عَنِ الْكَثِيرِ مِنَ الزَّلَلِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ نَبِيَّنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، قُدْوَةُ الْعَامِلِينَ، وَرَحْمَةُ اللَّهِ لِلْعَالَمِينَ، صَلَّى اللَّهُ وَسَلَّمَ وَبَارَكَ عَلَيْهِ، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ، وَالتَّابِعِينَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ، أَمَّا بَعْدُ:

فَأُوصِيكُمْ أَيُّهَا النَّاسُ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ، فَالْخَيْرُ كُلُّ الْخَيْرِ، وَالسَّعَادَةُ فِي تَقْوَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ، وَالْعَمَلِ الصَّالِحِ، وَالدُّنْيَا خُلِقَتْ لَكُمْ، وَأَنْتُمْ خُلِقْتُمْ لِلْآخِرَةِ، ﴿ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ ﴾ [آلِ عِمْرَانَ: ١٨٥].

Jama’a kaum muslimin rahimakumullah,

Segala puji bagi Allah yang telah menetapkan rahmat atas diri-Nya dan melimpahkan nikmat kepada hamba-hamba-Nya. Aku memuji dan bersyukur kepada-Nya. Dia menerima amal yang sedikit dan memaafkan banyak kesalahan.

Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi kita Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, teladan bagi orang-orang yang beramal dan rahmat Allah bagi seluruh alam.

Semoga shalawat, salam, dan keberkahan tercurah kepada beliau, kepada keluarga dan seluruh sahabat beliau, para tabi‘in, serta siapa saja yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari Kiamat.

Kaum muslimin rahimakumullah,

Aku berwasiat kepada kalian, wahai manusia, dan kepada diriku sendiri agar bertakwa kepada Allah. Sesungguhnya seluruh kebaikan dan kebahagiaan terdapat dalam ketakwaan kepada Allah Azza wajalla dan dalam amal saleh.

Dunia diciptakan untuk kalian, sedangkan kalian diciptakan untuk akhirat.

Allah Ta‘ala berfirman:

﴿ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ ﴾ [آل عمران: 185]

“Dan sesungguhnya pada hari Kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasan kalian. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” (QS. Ali ‘Imran: 185)

Ketahuilah, semoga Allah merahmati kalian, bahwa kehidupan dunia tidak akan tegak dengan baik kecuali dengan tegaknya agama. Kemuliaan tidak akan diraih kecuali dengan tunduk kepada Rabb semesta alam. Agama tidak akan benar kecuali dengan keikhlasan dan mengikuti pemimpin para rasul ﷺ.

Amal saleh adalah modal utama orang-orang yang beruntung. Barang siapa menghisab dirinya di dunia, maka hisabnya di akhirat akan menjadi ringan, jawabannya ketika ditanya akan menjadi benar, serta akhir perjalanan dan tempat kembalinya akan menjadi baik.

Adapun orang yang tidak menghisab dirinya, maka penyesalannya akan terus berlanjut, berdirinya di hari Kiamat akan terasa panjang, dan dosa-dosanya akan meliputinya.

Allah Ta‘ala berfirman:

﴿ يَوْمَئِذٍ يَصْدُرُ النَّاسُ أَشْتَاتًا لِيُرَوْا أَعْمَالَهُمْ * فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ * وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ ﴾ [الزلزلة: 6-8]

“Pada hari itu manusia keluar dalam keadaan berkelompok-kelompok untuk diperlihatkan kepada mereka amal-amal mereka. Barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya ia akan melihat balasannya. Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya ia akan melihat balasannya.” (QS. Az-Zalzalah: 6–8)

Setiap hari yang berlalu menjauhkan seseorang dari dunia dan tempat tinggalnya, serta mendekatkannya kepada akhirat dan kubur.

Allah Ta‘ala berfirman:

﴿ قُلْ إِنَّ الْمَوْتَ الَّذِي تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُ مُلَاقِيكُمْ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ ﴾ [الجمعة: 8]

“Katakanlah, ‘Sesungguhnya kematian yang kalian lari darinya, pasti akan menemui kalian. Kemudian kalian akan dikembalikan kepada Allah yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia memberitahukan kepada kalian apa yang dahulu kalian kerjakan.’” (QS. Al-Jumu‘ah: 8)

Demi Allah, sungguh kalian akan mati sebagaimana kalian tidur. Kalian akan dibangkitkan sebagaimana kalian bangun dari tidur. Dan kalian pasti akan diberi balasan sesuai dengan apa yang telah kalian kerjakan.

Surga diperuntukkan bagi orang-orang yang taat dan neraka bagi orang-orang yang bermaksiat. Maka berpegang teguhlah pada jalan keselamatan.

Allah Ta‘ala berfirman:

﴿ فَمَنْ أَبْصَرَ فَلِنَفْسِهِ وَمَنْ عَمِيَ فَعَلَيْهَا ﴾ [الأنعام: 104]

“Barang siapa melihat kebenaran, maka manfaatnya untuk dirinya sendiri, dan barang siapa buta terhadap kebenaran, maka kerugiannya kembali kepada dirinya sendiri.” (QS. Al-An‘am: 104)

Allah juga berfirman:

﴿ مَنْ عَمِلَ صَالِحًا فَلِنَفْسِهِ وَمَنْ أَسَاءَ فَعَلَيْهَا ﴾ [فصلت: 46]

“Barang siapa mengerjakan amal saleh, maka manfaatnya bagi dirinya sendiri, dan barang siapa berbuat buruk, maka akibatnya atas dirinya sendiri.” (QS. Fussilat: 46)

Dan Allah berfirman:

﴿ فَمَنِ اهْتَدَى فَإِنَّمَا يَهْتَدِي لِنَفْسِهِ وَمَنْ ضَلَّ فَإِنَّمَا يَضِلُّ عَلَيْهَا ﴾ [يونس: 108]

“Barang siapa mendapat petunjuk, maka sesungguhnya ia mendapat petunjuk untuk kebaikan dirinya sendiri, dan barang siapa sesat, maka sesungguhnya kesesatannya itu mencelakakan dirinya sendiri.” (QS. Yunus: 108)

Allah juga berfirman:

﴿ وَمَنْ يَكْسِبْ إِثْمًا فَإِنَّمَا يَكْسِبُهُ عَلَى نَفْسِهِ ﴾ [النساء: 111]

“Barang siapa melakukan suatu dosa, maka sesungguhnya ia melakukannya untuk mencelakakan dirinya sendiri.” (QS. An-Nisa’: 111)

Allah juga berfirman:

﴿ وَمَنْ شَكَرَ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ ﴾ [النمل: 40]

“Barang siapa bersyukur, maka sesungguhnya ia bersyukur untuk kebaikan dirinya sendiri.” (QS. An-Naml: 40)

Dan Allah berfirman:

﴿ كُلُّ نَفْسٍ بِمَا كَسَبَتْ رَهِينَةٌ ﴾ [المدثر: 38]

“Setiap jiwa tergadai dengan apa yang telah dikerjakannya.” (QS. Al-Muddatsir: 38)

Maka kelak engkau tidak akan diberi alasan karena kelalaian orang lain, penyimpangan orang-orang yang menyimpang, ataupun karena orang-orang yang melemahkan semangatmu.

بَارَكَ اللَّهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيمِ، وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيمِ، وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ لِي وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ.

Khutbah kedua:

الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا لَا يَنْقَطِعُ عَمَدُهُ، وَلَا يَفْنَى مَدَدُهُ، تَبَارَكَ اسْمُهُ، وَتَعَالَى جَدُّهُ، وَلَا إِلَهَ غَيْرُهُ، وَسَلَامٌ عَلَى عِبَادِهِ الَّذِينَ اصْطَفَى.

وَبَعْدُ، فَاتَّقُوا اللَّهَ رَحِمَكُمُ اللَّهُ، وَتُوبُوا إِلَيْهِ وَاسْتَغْفِرُوهُ، وَأَنِيبُوا إِلَيْهِ.

Segala puji bagi Allah dengan pujian yang tidak pernah terputus sandarannya dan tidak pernah habis pertolongan-Nya. Mahaberkah nama-Nya, Mahatinggi keagungan-Nya, dan tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Dia.

Salam keselamatan semoga tercurah kepada hamba-hamba-Nya yang telah Dia pilih.

Amma ba‘du.

Bertakwalah kalian kepada Allah, semoga Allah merahmati kalian. Bertaubatlah kepada-Nya, mohonlah ampun kepada-Nya, dan kembalilah kepada-Nya.

Allah Ta‘ala berfirman:

﴿ وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا إِنَّ رَحْمَتَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِنَ الْمُحْسِنِينَ ﴾ [الأعراف: 56]

“Janganlah kalian membuat kerusakan di bumi setelah Allah memperbaikinya. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat dengan orang-orang yang berbuat kebaikan.” (QS. Al-A‘raf: 56)

Dan Allah berfirman:

﴿ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ ﴾ [البقرة: 222]

“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang menyucikan diri.” (QS. Al-Baqarah: 222)

Bershalawat dan bersalamlah kepada rahmat yang dihadiahkan Allah dan nikmat yang dianugerahkan-Nya, yaitu Nabi kalian Muhammad Rasulullah ﷺ.

Sungguh Rabb kalian telah memerintahkan hal itu dalam Kitab-Nya yang mulia, dan Dia Mahabenar dalam firman-Nya:

﴿ إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا ﴾ [الأحزاب: 56]

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian kepadanya dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan.” (QS. Al-Ahzab: 56)

اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى عَبْدِكَ، مُحَمَّدٍ الرَّسُولِ الْمُصْطَفَى، وَالنَّبِيِّ الْمُجْتَبَى، وَعَلَى آلِهِ الطَّيِّبِينَ الطَّاهِرِينَ، وَعَلَى أَزْوَاجِهِ أُمَّهَاتِ الْمُؤْمِنِينَ، وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ الْخُلَفَاءِ الْأَرْبَعَةِ الرَّاشِدِينَ: أَبِي بَكْرٍ، وَعُمَرَ، وَعُثْمَانَ، وَعَلِيٍّ، وَعَنْ بَقِيَّةِ الْعَشَرَةِ، وَأَصْحَابِ الشَّجَرَةِ، وَعَنِ الصَّحَابَةِ أَجْمَعِينَ، وَالتَّابِعِينَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ، وَعَنَّا مَعَهُمْ بِعَفْوِكَ وَجُودِكَ وَإِحْسَانِكَ، يَا أَكْرَمَ الْأَكْرَمِينَ.

اللَّهُمَّ أَعِزَّ الْإِسْلَامَ وَالْمُسْلِمِينَ، وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَالْمُشْرِكِينَ. اللَّهُمَّ آمِنَّا فِي أَوْطَانِنَا، وَأَصْلِحْ أَئِمَّتَنَا وَوُلَاةَ أُمُورِنَا. اللَّهُمَّ أَعِذْنَا مِنَ الْفِتَنِ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ ذُنُوبَنَا، وَاسْتُرْ عُيُوبَنَا، وَنَفِّسْ كُرُوبَنَا، وَعَافِ مُبْتَلَانَا، وَاشْفِ مَرْضَانَا، وَارْحَمْ مَوْتَانَا. اللَّهُمَّ ارْزُقْنَا طِيبَ الْمَقَامِ، وَحُسْنَ الْخِتَامِ.

اللَّهُمَّ سَهِّلْ لَنَا الْأَسْبَابَ، وَلَا تُغْلِقْ أَمَامَنَا الْأَبْوَابَ، وَوَفِّقْنَا لِلدُّعَاءِ الْمُسْتَجَابِ؛

﴿ رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ ﴾ [الْأَعْرَافِ: ٢٣]،

﴿ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ ﴾ [الْبَقَرَةِ: ٢٠١]،

﴿ سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ * وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ * وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ ﴾ [الصَّافَّاتِ: ١٨٠-١٨٢].

markazinayahofficial

@markazinayah

t.me/markaz_inayah

@markazinayah

@markazinayah

add/markaz_inayah

pin.it/27A9yFJT5

@markazinayah

@markazinayah

www.markazinayah.com

+6285333345252

Berian Muntaqo Fatkhuri, Lc., M.A.

Kandidat Doktor, Qassim University, KSA.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button