Tatsqif

PETUNJUK NABI MUHAMMAD SHALLALLAHU ALAIHI WASSALAM SAAT TERJADI ANGIN KENCANG

PETUNJUK NABI MUHAMMAD SHALLALLAHU ALAIHI WASSALAM SAAT TERJADI ANGIN KENCANG

Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah, keluarga dan para sahabat beliau. Amma ba‘du:

Hari ini Rabu 13 Rabiul Awal 1448 H saat shalat Maghrib di Masjidil Haram angin bertiup kencang sehingga menerbangkan debu dan menjadikan jarak pandang dekat, maka mari sejenak kita belajar tentang petunjuk Nabi Muhammad shallallahu alaihi wassalam saat angin bertiup kencang dan kita pelajari faidah angin.

Dalam Shahih Muslim, dari Aisyah رضي الله عنها, istri Nabi ﷺ, beliau berkata:

> كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا عَصَفَتِ الرِّيحُ قَالَ:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا، وَخَيْرَ مَا فِيهَا، وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا، وَشَرِّ مَا فِيهَا، وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ.

“Apabila angin bertiup kencang, Nabi ﷺ berdoa: Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan yang terdapat di dalamnya, dan kebaikan tujuan ia dikirim. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya, keburukan yang terdapat di dalamnya, serta keburukan tujuan ia dikirim.”

Aisyah رضي الله عنها melanjutkan:

> وَإِذَا تَخَيَّلَتِ السَّمَاءُ تَغَيَّرَ لَوْنُهُ، وَخَرَجَ وَدَخَلَ، وَأَقْبَلَ وَأَدْبَرَ، فَإِذَا أَمْطَرَتْ سُرِّيَ عَنْهُ، فَعَرَفْتُ ذَلِكَ فِي وَجْهِهِ.

“Apabila langit mulai mendung, berubah warna wajah beliau. Beliau keluar-masuk, berjalan ke depan dan ke belakang. Namun apabila hujan telah turun, hilanglah kegelisahan beliau. Aku mengetahui hal itu dari wajah beliau.”

Aisyah رضي الله عنها berkata, “Aku pun bertanya kepada beliau mengenai hal tersebut.”

Beliau ﷺ menjawab:

> لَعَلَّهُ يَا عَائِشَةُ كَمَا قَالَ قَوْمُ عَادٍ: فَلَمَّا رَأَوْهُ عَارِضًا مُسْتَقْبِلَ أَوْدِيَتِهِمْ قَالُوا هَذَا عَارِضٌ مُمْطِرُنَا.

“Wahai Aisyah, boleh jadi ia seperti yang dikatakan kaum ‘Ad: Ketika mereka melihat azab itu berupa awan yang menuju lembah-lembah mereka, mereka berkata: ‘Inilah awan yang akan menurunkan hujan kepada kita.’”

HR. Muslim.

Doa ketika turun hujan

Adapun doa ketika hujan turun, dari Aisyah رضي الله عنها bahwa Rasulullah ﷺ apabila melihat hujan beliau mengucapkan:

> اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا

“Ya Allah, jadikanlah hujan ini sebagai hujan yang bermanfaat.”

HR. al-Bukhari dalam Shahih-nya.

Al-Munawi رحمه الله menjelaskan dalam Faidhul Qadir:

> كَانَ إِذَا رَأَى الْمَطَرَ قَالَ: اللَّهُمَّ صَيِّبًا، أَيْ: اسْقِنَا صَيِّبًا، وَقَوْلُهُ: (نَافِعًا) تَتْمِيمٌ فِي غَايَةِ الْحُسْنِ؛ لِأَنَّ الصَّيِّبَ مَظِنَّةٌ لِلضَّرَرِ وَالْفَسَادِ.

“Apabila beliau melihat hujan, beliau mengucapkan, ‘Allahumma shayyiban’, maksudnya: ‘Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan yang deras.’ Tambahan kata nāfi‘an (yang bermanfaat) merupakan penyempurnaan yang sangat indah, karena hujan yang deras juga berpotensi menimbulkan bahaya dan kerusakan.”

Disebutkan dalam al-Kasysyaf:

> الصَّيِّبُ الْمَطَرُ الَّذِي يَصُوبُ، أَيْ: يَنْزِلُ وَيَقَعُ.

“Ash-shayyib adalah hujan yang turun, yakni turun dan jatuh ke bumi.”

Kata tersebut menunjukkan jenis hujan yang deras dan kuat. Karena itulah Nabi ﷺ menyempurnakan doanya dengan kata:

> نَافِعًا

“Yang bermanfaat,”

agar hujan tersebut terhindar dari mendatangkan bahaya dan kerusakan.

Manfaat Angin

Angin merupakan salah satu unsur iklim yang berperan dalam menentukan kehidupan di permukaan bumi. Angin adalah massa udara yang bergerak dari satu tempat menuju tempat lainnya di permukaan bumi.

Kekuatan angin berbeda-beda sesuai dengan perbedaan tekanan udara di wilayah yang dilaluinya. Angin bergerak dari wilayah dengan tekanan udara tinggi menuju wilayah dengan tekanan udara rendah.

Jenis-jenis Angin

Angin terbagi menjadi beberapa jenis:

Angin tetap, yaitu angin yang bertiup sepanjang tahun.

Angin musiman, yaitu angin yang bertiup pada waktu-waktu tertentu dalam setahun karena adanya perbedaan tekanan udara antara musim dingin dan musim panas.

Angin lokal, yaitu angin yang bertiup di wilayah tertentu akibat perbedaan kondisi geografis dan topografi. Angin jenis ini biasanya tidak berlangsung dalam waktu yang lama.

Angin harian, yaitu angin yang terjadi setiap hari secara teratur, seperti angin darat dan angin laut, serta angin lembah dan angin gunung.

Berbagai Manfaat Angin

Menjaga suhu permukaan bumi

Sebagaimana diketahui, ketika udara yang berada dekat permukaan bumi menjadi panas, berat jenisnya berkurang sehingga naik ke atas. Kemudian tempatnya digantikan oleh udara yang lebih dingin sehingga membantu menurunkan suhu.

Seandainya pergerakan udara seperti ini tidak ada, suhu bumi dapat terus meningkat sehingga mengganggu keberlangsungan kehidupan.

Membantu proses penyerbukan tumbuhan

Angin membantu memindahkan serbuk sari dari satu tumbuhan kepada tumbuhan lainnya sehingga proses penyerbukan dapat berlangsung.

Tanpa adanya berbagai sarana penyerbukan, termasuk angin, reproduksi banyak jenis tumbuhan akan terganggu, yang pada akhirnya juga memengaruhi makhluk hidup yang bergantung kepada tumbuhan tersebut.

Berperan dalam proses terjadinya hujan

Ketika udara hangat dan lembap naik menuju lapisan atmosfer yang lebih dingin, uap air dapat mengalami kondensasi, membentuk awan, dan dalam kondisi yang sesuai kemudian turun sebagai hujan.

Membantu pergerakan kapal

Sejak dahulu angin dimanfaatkan untuk menggerakkan kapal layar di lautan dan samudra.

Adapun pada kapal bermesin, udara juga diperlukan dalam proses pembakaran bahan bakar pada mesin.

Sumber energi terbarukan

Angin merupakan salah satu sumber energi alternatif yang terbarukan.

Ketika angin menggerakkan turbin, energi geraknya dapat diubah menjadi energi listrik. Energi angin juga termasuk sumber energi yang relatif bersih karena dalam proses pembangkitan listriknya tidak menghasilkan emisi pembakaran seperti pembangkit berbahan bakar fosil.

Memindahkan debu dan membentuk permukaan bumi

Angin membawa debu, pasir dan partikel tanah dari satu tempat ke tempat lain. Angin juga berperan dalam proses erosi, pengikisan batuan, pemindahan material dan sedimentasi.

Proses-proses tersebut dapat menghasilkan berbagai bentuk bentang alam yang unik dan indah, termasuk bentuk-bentuk batuan yang terbentuk akibat erosi angin.

Wallāhu a‘lam

Berian Muntaqo Fatkhuri, Lc., M.A.

Kandidat Doktor, Qassim University, KSA.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button