Motivasi Islami

Pentingnya Dakwah di jalan Allah dan Faedah-Faedahnya

Allah Ta‘ala berfirman:

 وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِمَّنْ دَعَا إِلَى اللَّهِ وَعَمِلَ صَالِحًا

“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah dan beramal saleh.”

1. Dakwah adalah pekerjaan para nabi dan rasul

Allah Ta‘ala berfirman:

 وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولًا أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ

“Dan sungguh Kami telah mengutus kepada setiap umat seorang rasul yang menyeru: ‘Beribadahlah kepada Allah dan jauhilah thagut’.”

2. Dakwah adalah jalan Nabi ﷺ

Allah berfirman:

 قُلْ هَذِهِ سَبِيلِي أَدْعُو إِلَى اللَّهِ

“Katakanlah: Inilah jalanku; aku menyeru kepada Allah.”

3. Dakwah menjadi sebab terjaganya sifat terbaik umat ini

Allah Ta‘ala berfirman:

 كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ

“Kalian adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma‘ruf dan mencegah dari yang munkar.”

4. Dakwah menjadi sebab kejayaan dan kemenangan umat

Allah Ta‘ala berfirman:

 الَّذِينَ إِنْ مَكَّنَّاهُمْ فِي الْأَرْضِ أَقَامُوا الصَّلَاةَ وَآتَوُا الزَّكَاةَ وَأَمَرُوا بِالْمَعْرُوفِ وَنَهَوْا عَنِ الْمُنْكَرِ

“(Yaitu) orang-orang yang apabila Kami beri kedudukan di muka bumi, mereka mendirikan salat, menunaikan zakat, menyuruh yang ma‘ruf dan mencegah dari yang munkar.”

5. Dakwah menjadi sebab kebaikan individu dan masyarakat

Allah Ta‘ala berfirman:

 وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ ۚ وَأُولَٰئِكَ مِنَ الصَّالِحِينَ

“Mereka menyuruh kepada yang ma‘ruf, mencegah dari yang munkar, bersegera dalam kebaikan, dan mereka itulah orang-orang saleh.”

6. Dakwah menjadi sebab tertolaknya bahaya dan laknat

Allah mencela orang-orang sebelum kita:

 كَانُوا لَا يَتَنَاهَوْنَ عَنْ مُنْكَرٍ فَعَلُوهُ

“Mereka tidak saling mencegah dari perbuatan munkar yang mereka lakukan.”

7. Dakwah menjadi sebab keselamatan di dunia dan akhirat

Allah Ta‘ala berfirman:

 فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ أَنْجَيْنَا الَّذِينَ يَنْهَوْنَ عَنِ السُّوءِ

“Maka ketika mereka lupa terhadap peringatan yang diberikan kepada mereka, Kami menyelamatkan orang-orang yang melarang dari perbuatan buruk.”

8. Dakwah menjadi sebab diperolehnya pahala besar

Allah Ta‘ala berfirman:

 لَا خَيْرَ فِي كَثِيرٍ مِنْ نَجْوَاهُمْ إِلَّا مَنْ أَمَرَ بِصَدَقَةٍ أَوْ مَعْرُوفٍ … وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ ابْتِغَاءَ مَرْضَاتِ اللَّهِ فَسَوْفَ نُؤْتِيهِ أَجْرًا عَظِيمًا

“Tidak ada kebaikan dalam banyak bisikan mereka kecuali yang menyuruh kepada sedekah atau kebaikan… Barang siapa melakukan itu untuk mencari ridha Allah, Kami akan memberinya pahala besar.”

9. Dakwah termasuk sebab terbesar meraih keberuntungan

Allah Ta‘ala berfirman:

 وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ … وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

“Hendaklah ada di antara kalian satu kelompok… dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.”

10. Para dai adalah orang-orang bahagia pada hari manusia celaka

Allah berfirman:

 وَالْعَصْرِ ۝ إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ … وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ

“Demi masa, sungguh manusia berada dalam kerugian… kecuali yang saling menasihati dalam kebenaran.”

11. Dakwah menjadi sebab pencegah kerusakan orang-orang bodoh

Hadis perumpamaan kapal – riwayat Bukhari:

Rasulullah ﷺ bersabda:

مثل القائم على حدود الله والمدهن فيها كمثل قوم استهموا على سفينة… فإن أخذوا على أيديهم نجوا جميعًا، وإن تركوهم غرقوا جميعًا.

Artinya: “Perumpamaan orang yang menegakkan syariat Allah dan yang melanggarnya seperti satu kaum yang memiliki sebuah kapal… Jika mereka mencegah orang yang ingin melubangi kapal, mereka semua selamat; namun jika membiarkan mereka, semuanya tenggelam.”

12. Dakwah menjadi sebab tertolaknya azab dari umat

Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّ النَّاسَ إِذَا رَأَوُا الظَّالِمَ فَلَمْ يَأْخُذُوا عَلَى يَدَيْهِ أَوْشَكَ أَنْ يَعُمَّهُمُ اللَّهُ بِعِقَابٍ مِنْهُ

“Jika manusia melihat orang zalim dan tidak mencegahnya, maka Allah hampir saja menimpakan hukuman secara umum kepada mereka.” Riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi (sanad sahih).

13. Dakwah termasuk sebab terbesar penghapus dosa

Dalam hadis Hudzaifah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Nabi ﷺ bersabda:

فتنة الرجل في أهله وماله وولده وجاره تُكَفِّرُها الصلاة والصوم والصدقة والأمر بالمعروف والنهي عن المنكر.

“Fitnah seseorang pada keluarga, harta, anak, dan tetangganya dihapuskan oleh: salat, puasa, sedekah, amar ma‘ruf dan nahi munkar.” HR. Bukhari dan Muslim

14. Dakwah lebih baik daripada harta terbaik

Hadis Sahl bin Sa‘d bahwa Nabi ﷺ bersabda kepada Ali radhiyallahu ‘anhu:

فَوَاللَّهِ لَأَنْ يَهْدِيَ اللَّهُ بِكَ رَجُلًا وَاحِدًا، خَيْرٌ لَكَ مِنْ حُمْرِ النَّعَمِ

“Demi Allah, jika Allah memberi hidayah kepada satu orang melalui engkau, itu lebih baik bagimu daripada unta merah (harta paling bernilai).” Muttafaq ‘alaih

15. Dakwah menjamin pahala bagi diri dan orang yang kita ajak

Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ دَعَا إِلَى هُدًى، كَانَ لَهُ مِنَ الأَجْرِ مِثْلُ أُجُورِ مَنْ تَبِعَهُ، لا يَنْقُصُ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا…

“Barang siapa menyeru kepada petunjuk, ia mendapatkan pahala seperti pahala orang-orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun.” HR. Muslim

16. Dakwah adalah bentuk tertinggi ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya

Allah Ta‘ala berfirman:

 ادْعُ إِلَى سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ

“Serulah ke jalan Tuhanmu dengan hikmah dan nasihat yang baik.”

Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ…

“Barang siapa melihat kemungkaran, hendaklah ia ubah dengan tangannya; jika tidak sanggup maka dengan lisannya…” HR. Muslim

Catatan

Faedah-faedah ini diambil dari kajian “Tadabbur Qur’ani” bersama Syaikh ‘Abdurrahman al-‘Aql di Masjid Ibn al-Qayyim – Qasim, Buraidah.

Berian Muntaqo Fatkhuri, Lc., M.A.

Kandidat Doktor, Qassim University, KSA.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button