Motivasi Islami

Umur: Modal Menanam, Penentu Panen

📝 Dari Atsar perkataan Salafus Shalih

▪️ Sufyān ats-Tsaurī, rahimahullah, berkata:

مَنْ لَعِبَ بِعُمْرِهِ ضَيَّعَ أَيَّامَ حَرْثِهِ، وَمَنْ ضَيَّعَ أَيَّامَ حَرْثِهِ نَدِمَ أَيَّامَ حَصَادِهِ.

“Barang siapa bermain-main dengan umurnya, berarti ia telah menyia-nyiakan hari-hari menanamnya. Dan barang siapa menyia-nyiakan hari-hari menanamnya, ia akan menyesal di hari panennya.”
📘 [Ḥifẓ al-‘Umr, Ibn al-Jauzī, hlm. 65]

▪️ Al-Ḥasan al-Baṣrī, rahimahullah, berkata:

يُعْرَضُ عَلَى ابْنِ آدَمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَاعَاتُ عُمْرِهِ، فَكُلُّ سَاعَةٍ لَمْ يُحْدِثْ فِيهَا خَيْرًا تَقَطَّعَتْ نَفْسُهُ عَلَيْهَا حَسَرَاتٍ.

“Akan diperlihatkan kepada anak Adam pada hari Kiamat jam-jam dari umurnya. Maka setiap jam yang di dalamnya ia tidak melakukan kebaikan, jiwanya akan hancur karena penyesalan atas jam tersebut.”
📘 [Ḥifẓ al-‘Umr, Ibn al-Jauzī, hlm. 63]

▪️ ‘Amr bin Qais, rahimahullah, apabila melihat para pedagang di pasar, beliau berkata:

مَا أَغْفَلَ هَؤُلَاءِ عَمَّا قَدْ أُعِدَّ لَهُمْ.

“Betapa lalainya orang-orang ini terhadap apa yang telah disiapkan untuk mereka (yakni akhirat).”
📘 [Ḥifẓ al-‘Umr, Ibn al-Jauzī, hlm. 59]

▪️ Ibnu al-Jauzī, rahimahullah, berkata:

مَنْ عَلِمَ أَنَّ الْعُمْرَ بِضَاعَةٌ يَسِيرَةٌ يُسَافِرُ بِهَا إِلَى الْبَقَاءِ الدَّائِمِ فِي الْجَنَّةِ لَمْ يُضَيِّعْهُ.

“Barang siapa mengetahui bahwa umur adalah komoditas yang sedikit, yang dengannya ia menempuh perjalanan menuju kehidupan abadi di surga, maka ia tidak akan menyia-nyiakannya.”
📕 [Ḥifẓ al-‘Umr, hlm. 57]

Berian Muntaqo Fatkhuri, Lc., M.A.

Kandidat Doktor, Qassim University, KSA.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button