Konsultasi

Adab-adab Berpuasa

Nomor Fatwa: 77

Pertanyaan: 

apa saja adab² berpuasa

Jawaban

Adab-adab Berpuasa

  1. Mengikhlaskan niat karena Allah
    Puasa hendaknya dilakukan dengan niat yang tulus hanya untuk mencari ridha Allah, bukan karena kebiasaan atau ingin dipuji orang.
  2. Menjaga lisan dari perkataan buruk
    Nabi ﷺ bersabda:
    «مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالعَمَلَ بِهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ حَاجَةٌ فِي أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ» (HR. Bukhari)
    Artinya: “Barang siapa tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan dengannya, maka Allah tidak membutuhkan ia meninggalkan makan dan minumnya.”
  3. Menjaga anggota tubuh dari maksiat
    Mata dijaga dari melihat yang haram, telinga dari mendengar yang tidak baik, serta tangan dan kaki dari perbuatan yang dilarang.
  4. Memperbanyak amal kebaikan
    Dianjurkan memperbanyak membaca Al-Qur’an, berdzikir, berdoa, bersedekah, dan berbagai amal saleh lainnya.
  5. Menyegerakan berbuka ketika matahari terbenam
    Rasulullah ﷺ bersabda:
    «لا يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الفِطْرَ» (HR. Bukhari dan Muslim)
    Artinya: “Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.”
  6. Mengakhirkan sahur
    Sahur dianjurkan dilakukan mendekati waktu fajar selama tidak melewati waktunya.
  7. Bersikap sabar dan tidak membalas keburukan
    Jika ada orang yang mencaci atau mengajak bertengkar, hendaknya berkata:
    «إِنِّي صَائِمٌ» (HR. Bukhari dan Muslim)
    Artinya: “Sesungguhnya aku sedang berpuasa.”
  8. Berdoa ketika berbuka
    Waktu berbuka termasuk waktu yang mustajab untuk berdoa, sehingga dianjurkan memanfaatkan momen tersebut dengan berdoa kepada Allah.

Tim Fatwa Markaz Inayah

Tim Fatwa Markaz Inayah adalah Asatidzah Kandidat Magister dan Doktor Universitas Arab Saudi Hafizhahumullah

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button