Mukhtashar Fi Tafsir

Mukhtashar Fi Tafsir: Hal 42

Al-Baqarah: 253

Para rasul itu Kami lebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain. Di antara mereka ada yang Allah ajak berbicara langsung, seperti Musa ‘alaihis salam. Ada pula yang Allah angkat derajatnya sangat tinggi, seperti Muhammad ﷺ—yang diutus untuk seluruh manusia, menjadi penutup para nabi, dan umatnya diberi keutamaan atas umat-umat sebelumnya.

Kami berikan kepada ‘Īsā putra Maryam mukjizat-mukjizat yang nyata—seperti menghidupkan orang mati dan menyembuhkan orang buta serta penderita kusta—dan Kami menguatkannya dengan Rūḥul Qudus (Jibril).

Seandainya Allah menghendaki, niscaya orang-orang setelah para rasul itu tidak akan saling berperang setelah datang kepada mereka bukti-bukti yang jelas. Namun mereka berselisih; sebagian beriman dan sebagian kafir. Seandainya Allah menghendaki, mereka tidak akan saling berperang. Akan tetapi Allah melakukan apa yang Dia kehendaki—memberi hidayah kepada siapa yang Dia kehendaki dengan rahmat-Nya dan membiarkan sesat siapa yang Dia kehendaki dengan keadilan-Nya.

Al-Baqarah: 254

Wahai orang-orang yang beriman, infakkanlah sebagian dari rezeki halal yang Kami berikan kepada kalian sebelum datang hari di mana tidak ada lagi jual beli, tidak ada lagi persahabatan yang bisa menyelamatkan, dan tidak ada syafaat kecuali dengan izin Allah.

Adapun orang-orang kafir, merekalah orang-orang yang benar-benar zalim karena kekafiran mereka kepada Allah.

Al-Baqarah: 255 — Ayat Kursi

Allah, tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Dia. Dialah Yang Maha Hidup dengan kehidupan yang sempurna, Maha Berdiri Sendiri dan mengurus seluruh makhluk. Tidak pernah mengantuk dan tidak pernah tidur.

Milik-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya kecuali dengan izin-Nya. Dia mengetahui apa yang telah terjadi dan apa yang akan terjadi, sedangkan makhluk tidak mengetahui sedikit pun dari ilmu-Nya kecuali yang Dia kehendaki.

Kursi-Nya meliputi langit dan bumi, dan menjaga keduanya tidaklah memberatkan-Nya. Dialah Yang Mahatinggi dalam Dzat dan kekuasaan-Nya, lagi Mahaagung dalam kerajaan dan keperkasaan-Nya.

Al-Baqarah: 256

Tidak ada paksaan dalam agama. Telah jelas jalan yang benar dari jalan yang sesat. Siapa yang mengingkari segala sesembahan selain Allah dan beriman kepada Allah, maka sungguh ia telah berpegang pada tali yang sangat kuat yang tidak akan putus.

Allah Maha Mendengar segala ucapan dan Maha Mengetahui segala perbuatan, dan Dia akan membalasnya dengan adil.

Faedah ayat-ayat ini

  1. Allah melebihkan sebagian rasul atas sebagian yang lain sesuai ilmu dan hikmah-Nya.
  2. Ditetapkannya sifat kalam (berbicara) bagi Allah sesuai dengan keagungan-Nya, dan bahwa Dia berbicara kepada sebagian rasul-Nya.
  3. Iman dan kekufuran terjadi dengan kehendak Allah, dan dalam semua itu terdapat hikmah yang mendalam.
  4. Ayat Kursi adalah ayat paling agung dalam Al-Qur’an karena memuat tauhid, keagungan, dan sifat-sifat Allah yang sempurna.
  5. Masuk Islam harus berdasarkan kerelaan dan penerimaan, bukan paksaan.
  6. Berpegang teguh pada Al-Qur’an dan Sunnah adalah jalan kebahagiaan di dunia dan keselamatan di akhirat.

Tim Ilmiah Markaz Inayah

Markazinayah.com adalah website dakwah yg dikelola oleh Indonesian Community Care Center Riyadh, KSA. Isi dari website ini adalah kontribusi dari beberapa mahasiswa Indonesia yang saat ini sedang menempuh pendidikan di beberapa universitas di Arab Saudi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button