Fatawa Umum

Bagaimana Kewajiban Ulama dan Kaum Muslimin dalam Membela Masjid al-Aqsa?

Pertanyaan

Wahai Syaikh yang mulia, aku mencintaimu karena Allah — semoga Allah membalasmu untukku dan untuk Islam serta kaum Muslimin dengan sebaik-baik balasan. Pertanyaanku: apa peran para ulama, para da‘i dan para khatib terhadap apa yang menimpa Masjid al-Aqsa dari upaya-upaya pencemaran bahkan yang mungkin sampai pada perobohan?

Jawaban

Kewajiban itu besar terhadap masjid ini (al-Aqsa) dan terhadap seluruh masjid kaum Muslimin, tetapi Masjid al-Aqsa adalah salah satu dari tiga masjid yang disarankan untuk melakukan perjalanan (musafarah) menunaikannya, dan ia termasuk masjid para nabi – semoga shalawat dan salam tercurah atas mereka – sehingga wajib atas kaum Muslimin membelanya dengan sekuat kemampuan mereka sampai mereka membebaskannya dari penindasan (tangan) orang-orang kafir dan orang-orang Yahudi.

Kewajiban itu ditanggung oleh kaum Muslimin secara umum, bukan hanya oleh seorang individu saja; setiap orang menurut kemampuannya dan kadar kesanggupannya — walau dengan penyampaian penjelasan dan keterangan, atau dengan menghubungi para pejabat dan penguasa serta mendorong mereka bekerja untuk membebaskan Masjid al-Aqsa. Maka hendaklah setiap muslim berupaya sesuai kemampuannya untuk menolak kemungkaran besar ini dan menuntut pembebasan Masjid al-Aqsa dari tangan-tangan orang Yahudi.

Masjid al-Aqsa tidak akan dibebaskan kecuali oleh kaum Muslimin — sama sekali tidak akan dibebaskan kecuali oleh kaum Muslimin yang jujur; sebagaimana diberitakan Nabi ﷺ tentang apa yang akan terjadi di akhir zaman bahwa kaum Muslimin akan menang atas orang-orang Yahudi dan membunuh mereka dengan pembunuhan yang paling buruk. Bahkan disebutkan bahwa jika seseorang bersembunyi di balik batu atau pepohonan, maka batu dan pepohonan akan berseru: “Hai Muslim, ada seorang Yahudi bersembunyi di belakangku, datanglah bunuh dia.”

Pertolongan (kebebasan) akan datang, insya-Allah, dan pertolongan itu dekat. Allah Yang Mahaagung dan Maha Tinggi tidak akan membiarkan Masjid al-Aqsa binasa; Dia sama sekali tidak akan membiarkannya hilang. Perbuatan-perbuatan mereka — orang-orang hina itu — tidak luput dari pengetahuan-Nya, Dia mengetahuinya, tetapi Dia menangguhkan (hukuman) mereka hingga waktu yang telah ditetapkan. Ya.

Berian Muntaqo Fatkhuri, Lc., M.A.

Kandidat Doktor, Qassim University, KSA.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button