Sirah Nabawiyah

Durus Minas Sirah – Masuk Islamnya Dua Pemimpin Suku Aus

Serial Terjemahan Kitab Durūs min as-Sīrah • Bagian 31

إِسْلَامُ سَيِّدَيِ الْأَوْسِ

Masuk Islamnya Dua Pemimpin Suku Aus

كَانَ مُصْعَبُ بْنُ عُمَيْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَدْعُو إِلَى الْإِسْلَامِ فِي الْمَدِينَةِ، وَمَعَهُ أَسْعَدُ بْنُ زُرَارَةَ، وَقَدِ اسْتَجَابَ لَهُمَا الْكَثِيرُ، وَسَمِعَ بِهِمَا سَعْدُ بْنُ مُعَاذٍ وَأُسَيْدُ بْنُ حُضَيْرٍ سَيِّدَا الْأَوْسِ، فَقَالَ سَعْدٌ لِأُسَيْدٍ: «اذْهَبْ إِلَى هَذَيْنِ اللَّذَيْنِ أَتَيَا لِيُسَفِّهَا ضُعَفَاءَنَا، فَازْجُرْهُمَا عَنْ أَنْ يَأْتِيَا دِيَارَنَا».

Mush‘ab bin ‘Umair radhiyallahu ‘anhu berdakwah mengajak manusia kepada Islam di Madinah bersama As‘ad bin Zurarah. Banyak orang telah menerima dakwah keduanya. Kabar tentang mereka sampai kepada Sa‘ad bin Mu‘adz dan Usaid bin Hudhair, dua pemimpin suku Aus. Sa‘ad berkata kepada Usaid, “Pergilah kepada dua orang yang datang itu untuk membodoh-bodohkan orang-orang lemah di antara kita. Laranglah mereka mendatangi perkampungan kita.”

فَأَقْبَلَ أُسَيْدٌ عَلَى مُصْعَبِ بْنِ عُمَيْرٍ وَأَسْعَدَ بْنِ زُرَارَةَ، فَقَالَ: «مَا جَاءَ بِكُمَا إِلَيْنَا تُسَفِّهَا ضُعَفَاءَنَا؟ اعْتَزِلَانَا إِنْ كَانَتْ لَكُمَا بِأَنْفُسِكُمَا حَاجَةٌ». فَقَالَ لَهُ مُصْعَبٌ: «أَوَتَجْلِسُ فَتَسْمَعُ، فَإِنْ رَضِيتَ أَمْرًا قَبِلْتَهُ، وَإِنْ كَرِهْتَهُ نَكُفُّ عَنْكَ مَا تَكْرَهُ؟» قَالَ: «أَنْصَفْتَ». فَكَلَّمَهُ مُصْعَبٌ عَنِ الْإِسْلَامِ، وَتَلَا عَلَيْهِ الْقُرْآنَ، فَلَمَّا سَمِعَ قَالَ: «مَا أَحْسَنَ هَذَا وَأَجْمَلَهُ!» فَأَسْلَمَ وَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ.

Usaid kemudian mendatangi Mush‘ab bin ‘Umair dan As‘ad bin Zurarah. Ia berkata, “Apa yang membawa kalian berdua ke tempat kami untuk membodoh-bodohkan orang-orang lemah di antara kami? Menjauhlah dari kami jika kalian masih ingin menjaga keselamatan diri kalian!” Mush‘ab menjawab, “Maukah engkau duduk dan mendengarkan terlebih dahulu? Jika engkau menyukai apa yang disampaikan, engkau dapat menerimanya. Jika engkau tidak menyukainya, kami akan menghentikan apa yang tidak engkau sukai itu.” Usaid berkata, “Engkau telah bersikap adil.” Mush‘ab pun menjelaskan Islam kepadanya dan membacakan Al-Qur’an. Setelah mendengarnya, Usaid berkata, “Alangkah baik dan indahnya ajaran ini!” Ia kemudian masuk Islam dan melaksanakan shalat dua rakaat.

ثُمَّ قَالَ: «إِنَّ وَرَائِي رَجُلًا إِنْ أَسْلَمَ لَمْ يَتَخَلَّفْ عَنْهُ أَحَدٌ مِنْ قَوْمِهِ، وَسَأُرْشِدُهُ إِلَيْكُمَا الْآنَ». ثُمَّ ذَهَبَ إِلَى سَعْدِ بْنِ مُعَاذٍ وَأَقْنَعَهُ بِالذَّهَابِ إِلَيْهِمَا، فَلَمَّا قَدِمَ عَلَيْهِمَا قَالَ مُصْعَبٌ لِسَعْدِ بْنِ مُعَاذٍ: «أَوَتَقْعُدُ فَتَسْمَعُ، فَإِنْ رَضِيتَ أَمْرًا قَبِلْتَهُ، وَإِنْ كَرِهْتَهُ عَزَلْنَا عَنْكَ مَا تَكْرَهُ؟» قَالَ: «أَنْصَفْتَ». فَعَرَضَ عَلَيْهِ مُصْعَبٌ الْإِسْلَامَ، وَقَرَأَ عَلَيْهِ الْقُرْآنَ، فَانْشَرَحَ صَدْرُهُ وَأَسْلَمَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ.

Kemudian Usaid berkata, “Di belakangku ada seorang laki-laki yang apabila ia masuk Islam, tidak seorang pun dari kaumnya akan tertinggal darinya. Sekarang aku akan mengarahkannya kepada kalian berdua.” Usaid lalu menemui Sa‘ad bin Mu‘adz dan meyakinkannya agar datang kepada Mush‘ab dan As‘ad. Ketika Sa‘ad tiba, Mush‘ab berkata kepadanya, “Maukah engkau duduk dan mendengarkan? Jika engkau menyukainya, terimalah. Jika engkau tidak menyukainya, kami akan menjauhkan darimu apa yang tidak engkau sukai.” Sa‘ad menjawab, “Engkau telah bersikap adil.” Mush‘ab pun menawarkan Islam kepadanya dan membacakan Al-Qur’an. Hati Sa‘ad menjadi lapang dan ia masuk Islam, radhiyallahu ‘anhu.

ثُمَّ غَدَا سَعْدُ بْنُ مُعَاذٍ إِلَى قَوْمِهِ فَجَمَعَهُمْ، وَدَعَاهُمْ إِلَى الْإِسْلَامِ، فَمَا أَمْسَوْا إِلَّا وَقَدْ أَسْلَمُوا جَمِيعًا، إِلَّا رَجُلًا يُقَالُ لَهُ: الْأُصَيْرِمُ، تَأَخَّرَ إِسْلَامُهُ إِلَى يَوْمِ أُحُدٍ.

Setelah itu, Sa‘ad bin Mu‘adz pergi menemui kaumnya, mengumpulkan mereka, dan mengajak mereka masuk Islam. Sebelum tiba waktu petang, seluruhnya telah memeluk Islam, kecuali seorang laki-laki yang dikenal dengan nama Al-Ushairim. Ia baru masuk Islam pada hari terjadinya Perang Uhud.

Sumber: Durūs min as-Sīrah (دروس من السيرة), pembahasan Islām Sayyiday al-Aus (إسلام سيدا الأوس), halaman 48 kitab (halaman 49 PDF). Harakat dan tanda baca ditambahkan untuk kemudahan membaca.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button