Konsultasi

Bagaimana Status Talak dengan Ucapan Kiasan?

No Fatwa: 01 / 19-01-2026 / TF 01-MI

Dari Saudari Nur Laeli

Waktu: Senin 30 Rajab 1447 H

Teks pertanyaan

Bismillah afwan ustadz. Sy mau bertax. Klu laki2 mengucapkan kpd pasanganx/istrix pergilah cari laki2 lain n prglah tanya org tuamu. Apakah itu temasuk sdh jatuh talak? Minta jawabanx ustadz๐Ÿ™

Teks Jawaban

TENTANG KIASAN DALAM TALAK

Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah. Amma baโ€˜du:

Pertama:

Kami menasihati suami agar berbuat baik kepada keluarganya dan memperlakukan mereka dengan cara yang mulia sebagaimana diperintahkan oleh Allah Taโ€˜ala. Insya Allah, Anda akan melihat dampak kebaikan itu, karena jiwa manusia cenderung membalas kebaikan dengan kebaikan. Sedikit kata-kata yang baik dapat menebarkan suasana kasih sayang di rumah dan menutup jalan bagi setan yang selalu mengintai. Allah berfirman:

( ูˆูŽู‚ูู„ู’ ู„ูุนูุจูŽุงุฏููŠ ูŠูŽู‚ููˆู„ููˆุง ุงู„ู‘ูŽุชููŠ ู‡ููŠูŽ ุฃูŽุญู’ุณูŽู†ู ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ุดู‘ูŽูŠู’ุทูŽุงู†ูŽ ูŠูŽู†ู’ุฒูŽุบู ุจูŽูŠู’ู†ูŽู‡ูู…ู’ ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ุดู‘ูŽูŠู’ุทูŽุงู†ูŽ ูƒูŽุงู†ูŽ ู„ูู„ู’ุฅูู†ู’ุณูŽุงู†ู ุนูŽุฏููˆู‘ู‹ุง ู…ูุจููŠู†ู‹ุง ) ุงู„ุฅุณุฑุงุก/53

โ€œKatakanlah kepada hamba-hamba-Ku agar mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik. Sesungguhnya setan menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagi manusia.โ€

(QS. Al-Isrฤโ€™: 53)

Dan Allah juga berfirman:

( ูˆูŽุนูŽุงุดูุฑููˆู‡ูู†ู‘ูŽ ุจูุงู„ู’ู…ูŽุนู’ุฑููˆูู ููŽุฅูู†ู’ ูƒูŽุฑูู‡ู’ุชูู…ููˆู‡ูู†ู‘ูŽ ููŽุนูŽุณูŽู‰ ุฃูŽู†ู’ ุชูŽูƒู’ุฑูŽู‡ููˆุง ุดูŽูŠู’ุฆู‹ุง ูˆูŽูŠูŽุฌู’ุนูŽู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูููŠู‡ู ุฎูŽูŠู’ุฑู‹ุง ูƒูŽุซููŠุฑู‹ุง ) ุงู„ู†ุณุงุก/19.

โ€œPergaulilah mereka (para istri) dengan cara yang baik. Jika kalian tidak menyukai mereka, maka boleh jadi kalian tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya banyak kebaikan.โ€

(QS. An-Nisฤโ€™: 19)

Jadikanlah Rasulullah ๏ทบ sebagai teladan. Beliau adalah orang yang paling baik terhadap keluarganya. Nabi ๏ทบ bersabda:

: (ุฎูŽูŠู’ุฑููƒูู…ู’ ุฎูŽูŠู’ุฑููƒูู…ู’ ู„ูุฃูŽู‡ู’ู„ูู‡ู ุŒ ูˆูŽุฃูŽู†ูŽุง ุฎูŽูŠู’ุฑููƒูู…ู’ ู„ูุฃูŽู‡ู’ู„ููŠ)

โ€œSebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya, dan aku adalah yang paling baik terhadap keluargaku.โ€

(HR. Tirmidzi no. 3895 dan Ibnu Mฤjah no. 1977; dinilai sahih oleh Al-Albฤni)

Kami berdoa semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada suami-isteri yang sedang bersitegang, menyatukan hati-hati mereka, dan mengumpulkan keduanya dalam kebaikan.

Kedua:

Talak ada dua jenis:

talak yang jelas (แนฃarฤซแธฅ) dan talak kiasan (kinฤyah).

Talak แนฃarฤซแธฅ adalah lafaz yang tidak bermakna selain talak, seperti: โ€œEngkau talak.โ€

Talak kinฤyah adalah lafaz yang bisa bermakna talak atau makna lain, seperti ucapan suami kepada istrinya:

โ€œEngkau bebas,โ€ โ€œPulanglah ke keluargamu,โ€ โ€œAku tidak butuh padamu,โ€ dan sejenisnya.

Talak dengan lafaz kinฤyah tidak terjadi kecuali jika disertai niat talak.

Ibnu Qudฤmah ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ berkata dalam Al-Mughnฤซ (7/306):

” ูุฃู…ุง ุบูŠุฑ ุงู„ุตุฑูŠุญ ; ูู„ุง ูŠู‚ุน ุงู„ุทู„ุงู‚ ุจู‡ ุฅู„ุง ุจู†ูŠุฉ , ุฃูˆ ุฏู„ุงู„ุฉ ุญุงู„ ” ุงู†ุชู‡ู‰

โ€œAdapun lafaz yang tidak jelas, maka tidak jatuh talak dengannya kecuali dengan niat atau adanya indikasi keadaan.โ€

Dalam kitab Zฤd al-Mustaqniโ€˜ disebutkan:

” ูˆู„ุง ูŠู‚ุน ุจูƒู†ุงูŠุฉู ุทู„ุงู‚ูŒ ุฅู„ุง ุจู†ูŠุฉ ู…ู‚ุงุฑู†ุฉ ู„ู„ูุธ ุŒ ุฅู„ุง ุญุงู„ ุฎุตูˆู…ุฉ ุŒ ุฃูˆ ุบุถุจ ุŒ ุฃูˆ ุฌูˆุงุจ ุณุคุงู„ู‡ุง ” ุงู†ุชู‡ู‰ ุจุงุฎุชุตุงุฑ.

โ€œTalak dengan kinฤyah tidak jatuh kecuali dengan niat yang bersamaan dengan lafaz, kecuali dalam keadaan perselisihan, marah, atau sebagai jawaban atas permintaan istri.โ€

Syaikh Ibnu โ€˜Utsaimฤซn ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ menjelaskan:

ย ู‡ุฐู‡ ุซู„ุงุซ ุฃุญูˆุงู„ ูŠู‚ุน ุจู‡ุง ุงู„ุทู„ุงู‚ ุจุงู„ูƒู†ุงูŠุฉ ุจู„ุง ู†ูŠุฉ . ูู‚ูˆู„ู‡ : ” ุฎุตูˆู…ุฉ ” ูŠุนู†ูŠ ู…ุน ุฒูˆุฌุชู‡ ุŒ ูู‚ุงู„ : ุงุฐู‡ุจูŠ ู„ุฃู‡ู„ูƒ ุŒ ูŠู‚ุน ุงู„ุทู„ุงู‚ ูˆุฅู† ู„ู… ูŠู†ูˆู‡ ุŒ ู„ุฃู† ู„ุฏูŠู†ุง ู‚ุฑูŠู†ุฉ ุชุฏู„ ุนู„ู‰ ุฃู†ู‡ ุฃุฑุงุฏ ูุฑุงู‚ู‡ุง .

ูˆู‚ูˆู„ู‡ : ” ุฃูˆ ุบุถุจ ” : ุฃูŠ ุญุงู„ ุบุถุจ ูˆู„ูˆ ุจุฏูˆู† ุฎุตูˆู…ุฉ ุŒ ูƒุฃู† ูŠุฃู…ุฑู‡ุง ุฃู† ุชูุนู„ ุดูŠุฆุง ูู„ู… ุชูุนู„ ูุบุถุจ ุŒ ูู‚ุงู„ : ุงุฐู‡ุจูŠ ู„ุฃู‡ู„ูƒ ุŒ ูŠู‚ุน ุงู„ุทู„ุงู‚ ูˆุฅู† ู„ู… ูŠู†ูˆู‡ .

ูˆู‚ูˆู„ู‡ : ” ุฃูˆ ุฌูˆุงุจ ุณุคุงู„ู‡ุง ” : ูŠุนู†ูŠ : ู‚ุงู„ุช : ุทู„ู‚ู†ูŠ ุŒ ู‚ุงู„ : ุงุฐู‡ุจูŠ ู„ุฃู‡ู„ูƒ ุŒ ูŠู‚ุน ุงู„ุทู„ุงู‚ …

ูˆู„ูƒู† ุงู„ุตุญูŠุญ ุฃู† ุงู„ูƒู†ุงูŠุฉ ู„ุง ูŠู‚ุน ุจู‡ุง ุงู„ุทู„ุงู‚ ุฅู„ุง ุจู†ูŠุฉ ุŒ ุญุชู‰ ููŠ ู‡ุฐู‡ ุงู„ุฃุญูˆุงู„ ุ› ู„ุฃู† ุงู„ุฅู†ุณุงู† ู‚ุฏ ูŠู‚ูˆู„ : ุงุฎุฑุฌูŠ ุฃูˆ ู…ุง ุฃุดุจู‡ ุฐู„ูƒ ุŒ ุบุถุจุง ุŒ ูˆู„ูŠุณ ููŠ ู†ูŠุชู‡ ุงู„ุทู„ุงู‚ ุฅุทู„ุงู‚ุง ..” ุงู†ุชู‡ู‰

โ€œIni adalah tiga keadaan di mana talak dengan lafaz kiasan bisa jatuh tanpa niat.โ€

Yang dimaksud dengan:

1. โ€œPerselisihanโ€ (ุฎุตูˆู…ุฉ)

yaitu ketika suami sedang berselisih dengan istrinya, lalu ia berkata:

โ€œPergilah ke keluargamu.โ€

Maka talak dianggap jatuh meskipun ia tidak meniatkannya, karena ada tanda yang menunjukkan bahwa ia menginginkan perpisahan.

2. โ€œAtau marahโ€ (ุฃูˆ ุบุถุจ)

yaitu ketika suami dalam keadaan marah, meskipun tanpa perselisihan.

Misalnya ia menyuruh istrinya melakukan sesuatu, namun istrinya tidak melakukannya, lalu ia marah dan berkata:

โ€œPergilah ke keluargamu.โ€

Maka talak dianggap jatuh meskipun ia tidak berniat talak.

3. โ€œAtau sebagai jawaban atas permintaan istriโ€ (ุฃูˆ ุฌูˆุงุจ ุณุคุงู„ู‡ุง)

yaitu ketika istri berkata:

โ€œCeraikan aku.โ€

Lalu suami menjawab:

โ€œPergilah ke keluargamu.โ€

Maka talak dianggap jatuh.

Namun yang benar (pendapat yang lebih kuat) adalah:

โžก๏ธ Talak dengan lafaz kiasan tidak jatuh kecuali jika disertai niat, bahkan dalam keadaan-keadaan tersebut.

Karena seseorang bisa saja berkata:

โ€œKeluar!โ€ atau semisalnya hanya karena marah, tanpa ada niat menceraikan sama sekali.

Selesai.

Dan fakta yng disampaikan dalam pertanyaan bahwa sang suami menghindari lafaz talak yang jelas, serta tidak mengetahui hukum kinฤyah, menunjukkan bahwa suami tidak berniat menceraikan istri. Maka talak tidak jatuh.

Terakhir:

Suami istri harus berhati-hati dari was-was dalam masalah talak dan lainnya, karena was-was adalah penyakit yang merusak ketenangan jiwa.

Obatnya:

Abaikan was-was tersebut.

Perbanyak shalat, dzikir dan ketaatan kepada Allah.

Wallฤhu aโ€˜lam.

Kami memohon kepada Allah Taโ€˜ฤlฤ agar Dia memberikan taufik kepada kami dan kepada kalian semua untuk melakukan apa yang Dia cintai dan ridhai.

Dan Allah-lah Yang Maha Mengetahui. Semoga shalawat tercurah kepada Nabi kita Muhammad.

Wassalamuโ€˜alaikum warahmatullฤhi wabarakฤtuh.

Tim Fatwa Markaz Inayah

Tim Fatwa Markaz Inayah adalah Asatidzah Kandidat Magister dan Doktor Universitas Arab Saudi Hafizhahumullah

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button