051. Bab V · Bagian 21/61 — Negara Thahiriyah di Khurasan
الدَّوْلَةُ الطَّاهِرِيَّةُ بِخُرَاسَانَ
Negara Thahiriyah di Khurasan
205–259 H / 820–873 M
عَيَّنَ الْمَأْمُونُ قَائِدَهُ الْعَسْكَرِيَّ الْمُظَفَّرَ طَاهِرَ بْنَ الْحُسَيْنِ أَمِيرًا لِخُرَاسَانَ سَنَةَ ٢٠٥هـ مُكَافَأَةً لَهُ عَلَى جُهُودِهِ الْعَسْكَرِيَّةِ الْجَبَّارَةِ. فَاسْتَمَرَّتِ الْإِمَارَةُ فِي ذُرِّيَّتِهِ إِلَى سَنَةِ ٢٥٩هـ. حَيْثُ اسْتَقَلُّوا بِإِمَارَاتِهِمْ دُونَ أَنْ يُعْلِنُوا انْخِلَاعَهُمْ وَخُرُوجَهُمْ عَلَى الْخَلِيفَةِ، حَتَّى أَزَاحَهُمْ يَعْقُوبُ الصَّفَّارُ. وَقَامَتْ عَلَى أَنْقَاضِهِمُ الدَّوْلَةُ الصَّفَّارِيَّةُ.
Al-Ma’mun mengangkat panglima militernya yang selalu meraih kemenangan, Thahir bin al-Husain, sebagai amir Khurasan pada 205 H. Pengangkatan itu merupakan penghargaan atas upaya militernya yang luar biasa. Kekuasaan tersebut tetap berada di tangan keturunannya hingga 259 H. Mereka memerintah secara mandiri tanpa menyatakan pelepasan diri ataupun pemberontakan terhadap khalifah, sampai Ya‘qub ash-Shaffar menyingkirkan mereka. Di atas reruntuhan negara mereka berdirilah negara Shaffariyah.