Sejarah Islam

124. Bab VIII · Bagian 06/26 — Profil Oman

BAB VI · hlm. 440–441

سَلْطَنَةُ عُمَانَ

Profil Oman

Data historis dalam edisi buku

يُعَرِّفُ الْمُؤَلِّفُ عُمَانَ بِأَنَّهَا سَلْطَنَةٌ فِي جَنُوبِ شَرْقِ شِبْهِ الْجَزِيرَةِ. وَيَذْكُرُ أَنَّ الْإِسْلَامَ وَصَلَهَا فِي عَهْدِ النَّبِيِّ ﷺ، وَأَنَّ أَهْلَهَا عَرَفُوا الْإِبَاضِيَّةَ إِلَى جَانِبِ أَهْلِ السُّنَّةِ.

Penulis memperkenalkan Oman sebagai kesultanan di tenggara Jazirah. Ia menyebut Islam tiba pada masa Nabi ﷺ dan masyarakatnya mencakup penganut Ibadi serta Sunni.

وَيُوجِزُ التَّارِيخَ السِّيَاسِيَّ مِنَ الْيَعَارِبَةِ وَآلِ بُوسَعِيدٍ إِلَى تَوَلِّي السُّلْطَانِ قَابُوسَ بْنِ سَعِيدٍ سَنَةَ ١٣٩٠هـ / ١٩٧٠م، وَيَرْبِطُ عَهْدَهُ بِمَشْرُوعَاتِ التَّحْدِيثِ الَّتِي وَصَفَهَا الْمُؤَلِّفُ.

Uraian sejarah politiknya merangkum Ya‘aribah dan Al Bu Said hingga Sultan Qabus bin Said naik takhta pada 1390 H/1970 M. Penulis mengaitkan pemerintahannya dengan proyek-proyek modernisasi.

Catatan data: jumlah penduduk dan penyebutan sultan sebagai penguasa saat itu berasal dari masa penerbitan buku.

↑ Kembali ke atas

Related Articles

Back to top button