Kumpulan Doa dalam Al-Qur’an
Kumpulan Doa dalam Al-Qur’an
☷ Daftar Isi Artikel
- MUKADIMAH
-
A. Surah Al-Fatihah dan Al-Baqarah
Lihat 8 doa
- Doa Memohon Petunjuk ke Jalan yang Lurus
- Doa Memohon Diterimanya Amal
- Doa Memohon Keteguhan Islam dan Kebaikan Keturunan
- Doa Nabi Ibrahim Memohon Diutusnya Seorang Rasul
- Doa Memohon Kebaikan Dunia dan Akhirat
- Doa Memohon Kesabaran, Keteguhan, dan Pertolongan
- Doa Memohon Ampunan Allah
- Doa Memohon Keringanan, Ampunan, Rahmat, dan Pertolongan
-
B. Surah Ali ‘Imran
Lihat 11 doa
- Doa Memohon Keteguhan Hati dalam Hidayah
- Pengakuan tentang Kepastian Hari Kiamat
- Doa Memohon Ampunan dan Perlindungan dari Neraka
- Doa Memohon Keamanan Negeri dan Keberkahan Rezeki
- Doa Mengakui Kekuasaan dan Keagungan Allah
- Doa Istri Imran Memohon Diterimanya Nazar
- Doa Memohon Perlindungan bagi Anak dan Keturunannya
- Doa Memohon Keturunan yang Baik
- Doa Memohon Dicatat Bersama Orang-Orang yang Bersaksi atas Kebenaran
- Doa Memohon Ampunan dari Sikap Berlebihan dan Keteguhan Menghadapi Musuh
- Doa Orang-Orang yang Berakal dan Merenungkan Penciptaan Allah
- C. Surah An-Nisa dan Al-Ma’idah
-
D. Surah Al-A’raf
Lihat 7 doa
- Doa Tobat Nabi Adam dan Hawa
- Doa Memohon Tidak Digolongkan Bersama Orang Zalim
- Doa Nabi Syuaib Memohon Keputusan yang Benar
- Doa Memohon Kesabaran dan Wafat dalam Keadaan Muslim
- Tobat Nabi Musa
- Doa Nabi Musa Memohon Ampunan bagi Dirinya dan Nabi Harun
- Doa Nabi Musa Memohon Ampunan, Rahmat, dan Kebaikan Dunia-Akhirat
- E. Surah Yunus dan Hud
- F. Surah Yusuf
- G. Surah Ibrahim
- H. Surah Al-Isra dan Al-Kahfi
- I. Surah Maryam dan Taha
- J. Surah Al-Anbiya
-
K. Surah Al-Mu’minun
Lihat 7 doa
- L. Surah Al-Furqan
- M. Surah Asy-Syu’ara
- N. Surah An-Naml dan Al-Qasas
- O. Surah Al-Ankabut, As-Saffat, Sad, dan Az-Zumar
- P. Surah Ghafir dan Al-Ahqaf
- Q. Surah Al-Qamar dan Al-Hasyr
- R. Surah Al-Mumtahanah dan At-Tahrim
- S. Surah Nuh
- T. Surah Al-Falaq dan An-Nas
- PENUTUP
MUKADIMAH
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.
Doa merupakan salah satu ibadah yang paling agung, paling mudah dikerjakan, dan paling dibutuhkan oleh setiap hamba. Melalui doa, seorang hamba menunjukkan ketundukan, pengharapan, rasa takut, dan pengakuan atas kelemahan dirinya di hadapan Allah Yang Mahakuasa. Tidak ada manusia yang tidak membutuhkan pertolongan Allah, baik dalam urusan agama maupun kehidupan dunia dan akhiratnya.
Rasulullah ﷺ bersabda dalam hadis yang diriwayatkan oleh An-Nu‘man bin Basyir radhiyallahu ‘anhuma:
«الدُّعَاءُ هُوَ الْعِبَادَةُ»
“Doa adalah ibadah.”
(HR. Abu Dawud no. 1479 dan At-Tirmidzi no. 2969; At-Tirmidzi menilainya hasan sahih.)
Keistimewaan doa semakin nyata karena Allah sendiri memerintahkan hamba-hamba-Nya untuk berdoa dan menjanjikan pengabulannya. Allah berfirman:
﴿وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ﴾
“Tuhanmu berfirman, ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari beribadah kepada-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.'” (QS. Ghafir: 60)
Bahkan, Allah menegaskan kedekatan-Nya dengan hamba yang berdoa:
﴿وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ﴾
“Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Maka hendaklah mereka memenuhi perintah-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka mendapat petunjuk.” (QS. Al-Baqarah: 186)
Betapa besar karunia Allah. Seorang hamba tidak memerlukan perantara untuk menyampaikan permohonannya kepada Allah. Tidak dibutuhkan kedudukan tinggi, kekayaan, atau kemampuan berbicara yang luar biasa. Seorang hamba dapat memohon kepada-Nya kapan saja dan di mana saja, dengan penuh ketundukan, keikhlasan, dan keyakinan.
Jaminan pengabulan doa bukan berarti bahwa setiap permohonan pasti diberikan seketika dan persis sebagaimana yang diinginkan. Allah Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-Nya. Terkadang Allah segera memberikan apa yang dimohon, terkadang menyimpan balasannya untuk akhirat, dan terkadang menghindarkan suatu keburukan sebagai pengganti dari permohonan tersebut.
Rasulullah ﷺ bersabda dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Sa‘id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu:
«مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ وَلَا قَطِيعَةُ رَحِمٍ إِلَّا أَعْطَاهُ اللَّهُ بِهَا إِحْدَى ثَلَاثٍ: إِمَّا أَنْ تُعَجَّلَ لَهُ دَعْوَتُهُ، وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ، وَإِمَّا أَنْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنَ السُّوءِ مِثْلَهَا». قَالُوا: إِذًا نُكْثِرُ. قَالَ: «اللَّهُ أَكْثَرُ».
“Tidaklah seorang muslim berdoa dengan suatu doa yang tidak mengandung dosa dan tidak pula pemutusan hubungan kekerabatan, melainkan Allah akan memberikan kepadanya salah satu dari tiga perkara: Dia segera mengabulkan doanya, menyimpannya untuknya di akhirat, atau menghindarkan darinya keburukan yang sebanding dengan doa tersebut.” Para sahabat berkata, “Kalau demikian, kami akan memperbanyak doa.” Beliau menjawab, “Allah lebih banyak lagi karunia-Nya.”
(HR. Ahmad dalam Al-Musnad, no. 11133, dengan sanad yang dinilai baik.)
Karena itu, tidak sepantasnya seorang hamba berputus asa ketika belum melihat hasil doanya. Setiap doa yang dipanjatkan dengan memenuhi ketentuan syariat merupakan ibadah yang bernilai di sisi Allah. Tugas seorang hamba adalah terus berdoa, memperbaiki keadaan dirinya, berbaik sangka kepada Allah, serta menyerahkan hasilnya kepada kebijaksanaan dan kasih sayang-Nya.
Di antara keistimewaan doa-doa dalam Al-Qur’an adalah lafaznya yang indah, ringkas, mudah diucapkan oleh lisan, mudah dihafalkan, tetapi mengandung makna yang sangat luas dan mendalam. Hanya dengan beberapa kalimat, seorang hamba dapat memohon ampunan, rahmat, petunjuk, keteguhan iman, kebaikan keturunan, perlindungan dari keburukan, hingga keselamatan dunia dan akhirat.
Perhatikan doa yang Allah abadikan dalam firman-Nya:
﴿رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ﴾
“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari azab neraka.” (QS. Al-Baqarah: 201)
Doa ini sangat singkat, tetapi mencakup permohonan berbagai kebaikan dunia dan akhirat serta perlindungan dari azab neraka.
Demikian pula doa Nabi Yunus ‘alaihissalam:
﴿لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ﴾
“Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau. Mahasuci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.” (QS. Al-Anbiya: 87)
Dalam ungkapan yang pendek ini terkandung pengakuan terhadap keesaan Allah, penyucian-Nya dari segala kekurangan, dan pengakuan seorang hamba atas kesalahan dirinya.
Doa-doa Al-Qur’an juga memiliki keistimewaan karena bersumber dari wahyu Allah. Di dalamnya terdapat doa para nabi dan rasul, orang-orang beriman, serta para malaikat. Doa-doa tersebut mengajarkan bukan hanya apa yang patut dimohon, melainkan juga bagaimana seorang hamba menghadapkan hatinya kepada Allah dengan penuh adab, keikhlasan, harapan, dan ketundukan.
Atas dasar itulah, Kumpulan Doa dalam Al-Qur’an ini disusun menurut urutan surah, dilengkapi teks Arab berharakat, terjemahan bahasa Indonesia, dan rujukan ayat. Himpunan ini mencakup doa para nabi, doa orang-orang beriman, doa para malaikat, serta berbagai permohonan yang Allah ajarkan melalui kitab-Nya. Doa yang berkaitan dengan keadaan atau peristiwa tertentu disertai keterangan agar makna dan konteksnya tetap terjaga.
Diharapkan kumpulan ini dapat membantu memudahkan pembacaan, pemahaman, penghafalan, dan pengamalan doa-doa Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Sebab, keutamaan doa tidak hanya terletak pada lafaz yang terucap di lisan, tetapi juga pada kehadiran hati, ketulusan permohonan, keyakinan kepada Allah, dan kesungguhan dalam menjalankan perintah-Nya.
A. Surah Al-Fatihah dan Al-Baqarah
1. Doa Memohon Petunjuk ke Jalan yang Lurus
QS. Al-Fatihah: 6–7
اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ
Terjemahan: “Tunjukilah kami jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat.”
2. Doa Memohon Diterimanya Amal
QS. Al-Baqarah: 127 — Doa Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Terjemahan: “Ya Tuhan kami, terimalah amal dari kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
3. Doa Memohon Keteguhan Islam dan Kebaikan Keturunan
QS. Al-Baqarah: 128
رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِنْ ذُرِّيَّتِنَا أُمَّةً مُسْلِمَةً لَكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
Terjemahan: “Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang berserah diri kepada-Mu, dan jadikanlah dari keturunan kami umat yang berserah diri kepada-Mu. Tunjukkanlah kepada kami tata cara ibadah kami dan terimalah tobat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang.”
4. Doa Nabi Ibrahim Memohon Diutusnya Seorang Rasul
QS. Al-Baqarah: 129
رَبَّنَا وَابْعَثْ فِيهِمْ رَسُولًا مِنْهُمْ يَتْلُو عَلَيْهِمْ آيَاتِكَ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَيُزَكِّيهِمْ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
Terjemahan: “Ya Tuhan kami, utuslah di tengah-tengah mereka seorang rasul dari kalangan mereka sendiri, yang membacakan ayat-ayat-Mu kepada mereka, mengajarkan Kitab dan hikmah kepada mereka, serta menyucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.”
5. Doa Memohon Kebaikan Dunia dan Akhirat
QS. Al-Baqarah: 201
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Terjemahan: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari azab neraka.”
6. Doa Memohon Kesabaran, Keteguhan, dan Pertolongan
QS. Al-Baqarah: 250
رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
Terjemahan: “Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami, teguhkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami menghadapi kaum yang kafir.”
7. Doa Memohon Ampunan Allah
QS. Al-Baqarah: 285
غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ
Terjemahan: “Ampunan-Mu yang kami mohon, ya Tuhan kami, dan kepada-Mulah tempat kembali.”
8. Doa Memohon Keringanan, Ampunan, Rahmat, dan Pertolongan
QS. Al-Baqarah: 286
رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
Terjemahan: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau menghukum kami jika kami lupa atau melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau membebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau telah membebankannya kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau memikulkan kepada kami sesuatu yang tidak sanggup kami menanggungnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi kaum yang kafir.”
B. Surah Ali ‘Imran
9. Doa Memohon Keteguhan Hati dalam Hidayah
QS. Ali ‘Imran: 8
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
Terjemahan: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan hati kami kepada kesesatan setelah Engkau memberikan petunjuk kepada kami. Karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi.”
10. Pengakuan tentang Kepastian Hari Kiamat
QS. Ali ‘Imran: 9 — Lanjutan doa sebelumnya
رَبَّنَا إِنَّكَ جَامِعُ النَّاسِ لِيَوْمٍ لَا رَيْبَ فِيهِ إِنَّ اللَّهَ لَا يُخْلِفُ الْمِيعَادَ
Terjemahan: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkaulah yang akan mengumpulkan manusia pada hari yang tidak ada keraguan padanya. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji.”
11. Doa Memohon Ampunan dan Perlindungan dari Neraka
QS. Ali ‘Imran: 16
رَبَّنَا إِنَّنَا آمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Terjemahan: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman. Maka ampunilah dosa-dosa kami dan lindungilah kami dari azab neraka.”
12. Doa Memohon Keamanan Negeri dan Keberkahan Rezeki
QS. Al-Baqarah: 126 — Doa Nabi Ibrahim, pelengkap bagian Al-Baqarah
رَبِّ اجْعَلْ هَذَا بَلَدًا آمِنًا وَارْزُقْ أَهْلَهُ مِنَ الثَّمَرَاتِ مَنْ آمَنَ مِنْهُمْ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ
Terjemahan: “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini negeri yang aman dan berilah rezeki berupa buah-buahan kepada penduduknya, yaitu orang-orang di antara mereka yang beriman kepada Allah dan hari akhir.”
13. Doa Mengakui Kekuasaan dan Keagungan Allah
QS. Ali ‘Imran: 26–27
اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ بِيَدِكَ الْخَيْرُ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
تُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَتُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ وَتُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَتُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ وَتَرْزُقُ مَنْ تَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ
Terjemahan: “Ya Allah, Pemilik segala kerajaan, Engkau memberikan kekuasaan kepada siapa yang Engkau kehendaki dan mencabut kekuasaan dari siapa yang Engkau kehendaki. Engkau memuliakan siapa yang Engkau kehendaki dan menghinakan siapa yang Engkau kehendaki. Di tangan-Mulah segala kebaikan. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.
Engkau memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam. Engkau mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup. Engkau memberikan rezeki kepada siapa yang Engkau kehendaki tanpa perhitungan.”
14. Doa Istri Imran Memohon Diterimanya Nazar
QS. Ali ‘Imran: 35
رَبِّ إِنِّي نَذَرْتُ لَكَ مَا فِي بَطْنِي مُحَرَّرًا فَتَقَبَّلْ مِنِّي إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Terjemahan: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada-Mu anak yang ada dalam kandunganku agar sepenuhnya mengabdi kepada-Mu. Maka terimalah dariku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
15. Doa Memohon Perlindungan bagi Anak dan Keturunannya
QS. Ali ‘Imran: 36 — Doa ibu Maryam
وَإِنِّي سَمَّيْتُهَا مَرْيَمَ وَإِنِّي أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
Terjemahan: “Sesungguhnya aku telah menamainya Maryam, dan aku memohon perlindungan-Mu untuknya dan keturunannya dari setan yang terkutuk.”
16. Doa Memohon Keturunan yang Baik
QS. Ali ‘Imran: 38 — Doa Nabi Zakaria
رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ
Terjemahan: “Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku keturunan yang baik dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa.”
17. Doa Memohon Dicatat Bersama Orang-Orang yang Bersaksi atas Kebenaran
QS. Ali ‘Imran: 53 — Doa para pengikut Nabi Isa
رَبَّنَا آمَنَّا بِمَا أَنْزَلْتَ وَاتَّبَعْنَا الرَّسُولَ فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ
Terjemahan: “Ya Tuhan kami, kami telah beriman kepada apa yang Engkau turunkan dan telah mengikuti rasul. Maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi atas kebenaran.”
18. Doa Memohon Ampunan dari Sikap Berlebihan dan Keteguhan Menghadapi Musuh
QS. Ali ‘Imran: 147
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسْرَافَنَا فِي أَمْرِنَا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
Terjemahan: “Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan kami yang berlebihan dalam urusan kami. Teguhkanlah pendirian kami dan tolonglah kami menghadapi kaum yang kafir.”
19. Doa Orang-Orang yang Berakal dan Merenungkan Penciptaan Allah
QS. Ali ‘Imran: 191–194
رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
رَبَّنَا إِنَّكَ مَنْ تُدْخِلِ النَّارَ فَقَدْ أَخْزَيْتَهُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ
رَبَّنَا إِنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِيًا يُنَادِي لِلْإِيمَانِ أَنْ آمِنُوا بِرَبِّكُمْ فَآمَنَّا رَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ الْأَبْرَارِ
رَبَّنَا وَآتِنَا مَا وَعَدْتَنَا عَلَى رُسُلِكَ وَلَا تُخْزِنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيعَادَ
Terjemahan: “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini dengan sia-sia. Mahasuci Engkau, maka lindungilah kami dari azab neraka.
Ya Tuhan kami, sesungguhnya siapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka, sungguh Engkau telah menghinakannya. Tidak ada seorang penolong pun bagi orang-orang yang zalim.
Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah mendengar seorang penyeru yang menyeru kepada keimanan, ‘Berimanlah kepada Tuhanmu!’ Maka kami pun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami, hapuskanlah kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami bersama orang-orang yang berbakti.
Ya Tuhan kami, berikanlah kepada kami apa yang telah Engkau janjikan melalui rasul-rasul-Mu dan janganlah Engkau hinakan kami pada hari Kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji.”
Rangkaian doa dalam surah Ali ‘Imran tersebut dapat diperiksa pada mushaf dan himpunan doa Al-Qur’an yang mencantumkan ayat secara berurutan. Tadabbur Quran +2
C. Surah An-Nisa dan Al-Ma’idah
20. Doa Orang-Orang yang Tertindas
QS. An-Nisa: 75
رَبَّنَا أَخْرِجْنَا مِنْ هَذِهِ الْقَرْيَةِ الظَّالِمِ أَهْلُهَا وَاجْعَلْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ وَلِيًّا وَاجْعَلْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ نَصِيرًا
Terjemahan: “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri yang penduduknya zalim ini. Berikanlah kepada kami seorang pelindung dari sisi-Mu dan berikanlah kepada kami seorang penolong dari sisi-Mu.”
21. Doa Nabi Musa Memohon Pemisahan dari Kaum yang Fasik
QS. Al-Ma’idah: 25
رَبِّ إِنِّي لَا أَمْلِكُ إِلَّا نَفْسِي وَأَخِي فَافْرُقْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ الْقَوْمِ الْفَاسِقِينَ
Terjemahan: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku tidak menguasai siapa pun selain diriku dan saudaraku. Maka pisahkanlah antara kami dan kaum yang fasik itu.”
22. Doa Memohon Dicatat sebagai Saksi Keimanan
QS. Al-Ma’idah: 83
رَبَّنَا آمَنَّا فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ
Terjemahan: “Ya Tuhan kami, kami telah beriman. Maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi.”
23. Doa Nabi Isa Memohon Hidangan dari Langit
QS. Al-Ma’idah: 114
اللَّهُمَّ رَبَّنَا أَنْزِلْ عَلَيْنَا مَائِدَةً مِنَ السَّمَاءِ تَكُونُ لَنَا عِيدًا لِأَوَّلِنَا وَآخِرِنَا وَآيَةً مِنْكَ وَارْزُقْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ
Terjemahan: “Ya Allah, Tuhan kami, turunkanlah kepada kami hidangan dari langit yang menjadi hari raya bagi orang-orang yang pertama dan terakhir di antara kami serta menjadi tanda kekuasaan dari-Mu. Berilah kami rezeki, dan Engkaulah sebaik-baik pemberi rezeki.”
Doa ini berkaitan dengan permintaan khusus kaum Nabi Isa sebagaimana dikisahkan dalam surah Al-Ma’idah.
D. Surah Al-A’raf
24. Doa Tobat Nabi Adam dan Hawa
QS. Al-A’raf: 23
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Terjemahan: “Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni dan merahmati kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.”
25. Doa Memohon Tidak Digolongkan Bersama Orang Zalim
QS. Al-A’raf: 47
رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا مَعَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ
Terjemahan: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau tempatkan kami bersama kaum yang zalim.”
26. Doa Nabi Syuaib Memohon Keputusan yang Benar
QS. Al-A’raf: 89
رَبَّنَا افْتَحْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ قَوْمِنَا بِالْحَقِّ وَأَنْتَ خَيْرُ الْفَاتِحِينَ
Terjemahan: “Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan benar. Engkaulah sebaik-baik pemberi keputusan.”
27. Doa Memohon Kesabaran dan Wafat dalam Keadaan Muslim
QS. Al-A’raf: 126 — Doa para penyihir Fir’aun setelah beriman
رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَتَوَفَّنَا مُسْلِمِينَ
Terjemahan: “Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri kepada-Mu.”
28. Tobat Nabi Musa
QS. Al-A’raf: 143
سُبْحَانَكَ تُبْتُ إِلَيْكَ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُؤْمِنِينَ
Terjemahan: “Mahasuci Engkau. Aku bertobat kepada-Mu dan aku adalah orang yang pertama-tama beriman.”
29. Doa Nabi Musa Memohon Ampunan bagi Dirinya dan Nabi Harun
QS. Al-A’raf: 151
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِأَخِي وَأَدْخِلْنَا فِي رَحْمَتِكَ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ
Terjemahan: “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan saudaraku, masukkanlah kami ke dalam rahmat-Mu. Engkaulah Yang Maha Penyayang di antara semua yang penyayang.”
30. Doa Nabi Musa Memohon Ampunan, Rahmat, dan Kebaikan Dunia-Akhirat
QS. Al-A’raf: 155–156 — Bagian permohonan dalam rangkaian ayat
أَنْتَ وَلِيُّنَا فَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الْغَافِرِينَ
وَاكْتُبْ لَنَا فِي هَذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ إِنَّا هُدْنَا إِلَيْكَ
Terjemahan: “Engkaulah pelindung kami, maka ampunilah kami dan rahmatilah kami. Engkaulah sebaik-baik pemberi ampunan.
Tetapkanlah bagi kami kebaikan di dunia ini dan di akhirat. Sesungguhnya kami telah kembali bertobat kepada-Mu.”
E. Surah Yunus dan Hud
31. Doa Memohon Perlindungan dari Kezaliman
QS. Yunus: 85–86 — Doa pengikut Nabi Musa
رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِلْقَوْمِ الظَّالِمِينَ
وَنَجِّنَا بِرَحْمَتِكَ مِنَ الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
Terjemahan: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau menjadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang zalim. Selamatkanlah kami dengan rahmat-Mu dari kaum yang kafir.”
32. Doa Nabi Musa terhadap Fir’aun dan Para Pembesarnya
QS. Yunus: 88
رَبَّنَا إِنَّكَ آتَيْتَ فِرْعَوْنَ وَمَلَأَهُ زِينَةً وَأَمْوَالًا فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا رَبَّنَا لِيُضِلُّوا عَنْ سَبِيلِكَ رَبَّنَا اطْمِسْ عَلَى أَمْوَالِهِمْ وَاشْدُدْ عَلَى قُلُوبِهِمْ فَلَا يُؤْمِنُوا حَتَّى يَرَوُا الْعَذَابَ الْأَلِيمَ
Terjemahan: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau telah memberikan kepada Fir’aun dan para pemukanya perhiasan dan harta kekayaan dalam kehidupan dunia. Ya Tuhan kami, sehingga mereka menyesatkan manusia dari jalan-Mu. Ya Tuhan kami, binasakanlah harta mereka dan keraskanlah hati mereka sehingga mereka tidak beriman sampai mereka menyaksikan azab yang pedih.”
Ini adalah doa Nabi Musa dalam keadaan khusus menghadapi Fir’aun, bukan doa keburukan yang dibaca secara umum tanpa memperhatikan konteks.
33. Bacaan Nabi Nuh Ketika Kapal Berlayar
QS. Hud: 41
بِسْمِ اللَّهِ مَجْرَاهَا وَمُرْسَاهَا إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَحِيمٌ
Terjemahan: “Dengan nama Allah kapal ini berlayar dan berlabuh. Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
34. Doa Nabi Nuh Memohon Perlindungan dari Permintaan tanpa Ilmu
QS. Hud: 47
رَبِّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَسْأَلَكَ مَا لَيْسَ لِي بِهِ عِلْمٌ وَإِلَّا تَغْفِرْ لِي وَتَرْحَمْنِي أَكُنْ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Terjemahan: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari memohon sesuatu yang tidak aku ketahui hakikatnya. Jika Engkau tidak mengampuniku dan merahmatiku, niscaya aku termasuk orang-orang yang rugi.”
F. Surah Yusuf
35. Doa Nabi Yusuf Memohon Perlindungan dari Fitnah Kemaksiatan
QS. Yusuf: 33
رَبِّ السِّجْنُ أَحَبُّ إِلَيَّ مِمَّا يَدْعُونَنِي إِلَيْهِ وَإِلَّا تَصْرِفْ عَنِّي كَيْدَهُنَّ أَصْبُ إِلَيْهِنَّ وَأَكُنْ مِنَ الْجَاهِلِينَ
Terjemahan: “Ya Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku. Jika Engkau tidak menghindarkan tipu daya mereka dariku, niscaya aku akan cenderung kepada mereka dan termasuk orang-orang yang bodoh.”
36. Doa Nabi Yusuf Memohon Husnulkhatimah dan Kebersamaan dengan Orang Saleh
QS. Yusuf: 101
رَبِّ قَدْ آتَيْتَنِي مِنَ الْمُلْكِ وَعَلَّمْتَنِي مِنْ تَأْوِيلِ الْأَحَادِيثِ فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ أَنْتَ وَلِيِّي فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ تَوَفَّنِي مُسْلِمًا وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ
Terjemahan: “Ya Tuhanku, sungguh Engkau telah menganugerahkan kepadaku sebagian kekuasaan dan mengajarkan kepadaku sebagian penakwilan peristiwa-peristiwa. Wahai Pencipta langit dan bumi, Engkaulah pelindungku di dunia dan akhirat. Wafatkanlah aku dalam keadaan muslim dan gabungkanlah aku bersama orang-orang saleh.”
G. Surah Ibrahim
37. Doa Memohon Keamanan dan Perlindungan dari Kesyirikan
QS. Ibrahim: 35
رَبِّ اجْعَلْ هَذَا الْبَلَدَ آمِنًا وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَنْ نَعْبُدَ الْأَصْنَامَ
Terjemahan: “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini negeri yang aman dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku dari menyembah berhala.”
38. Doa Nabi Ibrahim untuk Keturunannya di Makkah
QS. Ibrahim: 37
رَبَّنَا إِنِّي أَسْكَنْتُ مِنْ ذُرِّيَّتِي بِوَادٍ غَيْرِ ذِي زَرْعٍ عِنْدَ بَيْتِكَ الْمُحَرَّمِ رَبَّنَا لِيُقِيمُوا الصَّلَاةَ فَاجْعَلْ أَفْئِدَةً مِنَ النَّاسِ تَهْوِي إِلَيْهِمْ وَارْزُقْهُمْ مِنَ الثَّمَرَاتِ لَعَلَّهُمْ يَشْكُرُونَ
Terjemahan: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak memiliki tanaman, di dekat rumah-Mu yang dimuliakan. Ya Tuhan kami, agar mereka mendirikan salat. Maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan berilah mereka rezeki berupa buah-buahan agar mereka bersyukur.”
39. Doa agar Diri dan Keturunan Menegakkan Salat
QS. Ibrahim: 40
رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ
Terjemahan: “Ya Tuhanku, jadikanlah aku orang yang senantiasa menegakkan salat, demikian pula sebagian keturunanku. Ya Tuhan kami, kabulkanlah doaku.”
40. Doa Memohon Ampunan bagi Diri, Orang Tua, dan Kaum Mukminin
QS. Ibrahim: 41
رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ
Terjemahan: “Ya Tuhan kami, ampunilah aku, kedua orang tuaku, dan seluruh orang beriman pada hari ditegakkannya perhitungan amal.”
H. Surah Al-Isra dan Al-Kahfi
41. Doa untuk Kedua Orang Tua
QS. Al-Isra: 24
رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا
Terjemahan: “Ya Tuhanku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidikku ketika kecil.”
42. Doa Memohon Jalan Masuk dan Keluar yang Benar
QS. Al-Isra: 80
رَبِّ أَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِي مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَلْ لِي مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيرًا
Terjemahan: “Ya Tuhanku, masukkanlah aku dengan cara masuk yang benar dan keluarkanlah aku dengan cara keluar yang benar. Berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuatan yang menolong.”
43. Doa Ashabul Kahfi Memohon Rahmat dan Petunjuk
QS. Al-Kahfi: 10
رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا
Terjemahan: “Ya Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan persiapkanlah bagi kami petunjuk yang benar dalam urusan kami.”
44. Doa Memohon Petunjuk Menuju Kebenaran
QS. Al-Kahfi: 24
عَسَى أَنْ يَهْدِيَنِ رَبِّي لِأَقْرَبَ مِنْ هَذَا رَشَدًا
Terjemahan: “Mudah-mudahan Tuhanku memberikan petunjuk kepadaku menuju sesuatu yang lebih dekat kepada kebenaran daripada ini.”
I. Surah Maryam dan Taha
45. Doa Nabi Zakaria Memohon Anak yang Diridai Allah
QS. Maryam: 4–6
رَبِّ إِنِّي وَهَنَ الْعَظْمُ مِنِّي وَاشْتَعَلَ الرَّأْسُ شَيْبًا وَلَمْ أَكُنْ بِدُعَائِكَ رَبِّ شَقِيًّا
وَإِنِّي خِفْتُ الْمَوَالِيَ مِنْ وَرَائِي وَكَانَتِ امْرَأَتِي عَاقِرًا فَهَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ وَلِيًّا
يَرِثُنِي وَيَرِثُ مِنْ آلِ يَعْقُوبَ وَاجْعَلْهُ رَبِّ رَضِيًّا
Terjemahan: “Ya Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah dipenuhi uban, tetapi aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, ya Tuhanku.
Sesungguhnya aku khawatir terhadap kerabat sepeninggalku, sedangkan istriku seorang yang mandul. Maka anugerahkanlah kepadaku seorang penerus dari sisi-Mu.
Yang akan mewarisi aku dan keluarga Yakub, dan jadikanlah dia, ya Tuhanku, seorang yang Engkau ridai.”
46. Permohonan Perlindungan Maryam kepada Allah
QS. Maryam: 18
إِنِّي أَعُوذُ بِالرَّحْمَنِ مِنْكَ إِنْ كُنْتَ تَقِيًّا
Terjemahan: “Sesungguhnya aku berlindung kepada Tuhan Yang Maha Pengasih darimu, jika engkau orang yang bertakwa.”
47. Doa Nabi Musa Memohon Kelapangan Dada, Kemudahan Urusan, dan Pertolongan
QS. Taha: 25–35
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي
وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي
وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي
يَفْقَهُوا قَوْلِي
وَاجْعَلْ لِي وَزِيرًا مِنْ أَهْلِي
هَارُونَ أَخِي
اشْدُدْ بِهِ أَزْرِي
وَأَشْرِكْهُ فِي أَمْرِي
كَيْ نُسَبِّحَكَ كَثِيرًا
وَنَذْكُرَكَ كَثِيرًا
إِنَّكَ كُنْتَ بِنَا بَصِيرًا
Terjemahan: “Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku agar mereka memahami perkataanku.
Jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku, yaitu Harun, saudaraku. Teguhkanlah kekuatanku dengan bantuannya dan jadikanlah dia sebagai sekutuku dalam urusanku, agar kami banyak bertasbih kepada-Mu dan banyak mengingat-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Melihat keadaan kami.”
48. Doa Nabi Musa dan Harun ketika Khawatir Menghadapi Fir’aun
QS. Taha: 45
رَبَّنَا إِنَّنَا نَخَافُ أَنْ يَفْرُطَ عَلَيْنَا أَوْ أَنْ يَطْغَى
Terjemahan: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami khawatir dia akan segera bertindak buruk terhadap kami atau semakin melampaui batas.”
49. Doa Memohon Tambahan Ilmu
QS. Taha: 114
رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا
Terjemahan: “Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku.”
J. Surah Al-Anbiya
50. Doa Nabi Ayub ketika Ditimpa Penyakit dan Kesulitan
QS. Al-Anbiya: 83
أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ
Terjemahan: “Sesungguhnya aku telah ditimpa kesulitan, sedangkan Engkau adalah Yang Maha Penyayang di antara semua yang penyayang.”
51. Doa Nabi Yunus ketika Berada dalam Perut Ikan
QS. Al-Anbiya: 87
لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
Terjemahan: “Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau. Mahasuci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.”
52. Doa Nabi Zakaria Memohon Keturunan
QS. Al-Anbiya: 89
رَبِّ لَا تَذَرْنِي فَرْدًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْوَارِثِينَ
Terjemahan: “Ya Tuhanku, janganlah Engkau membiarkan aku seorang diri tanpa keturunan, dan Engkaulah sebaik-baik yang mewarisi.”
53. Doa Memohon Keputusan yang Benar
QS. Al-Anbiya: 112
رَبِّ احْكُمْ بِالْحَقِّ وَرَبُّنَا الرَّحْمَنُ الْمُسْتَعَانُ عَلَى مَا تَصِفُونَ
Terjemahan: “Ya Tuhanku, berilah keputusan dengan benar. Tuhan kami adalah Yang Maha Pengasih, tempat memohon pertolongan terhadap apa yang mereka katakan.”
K. Surah Al-Mu’minun
54. Doa Nabi Nuh Memohon Pertolongan
QS. Al-Mu’minun: 26
رَبِّ انْصُرْنِي بِمَا كَذَّبُونِ
Terjemahan: “Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka telah mendustakanku.”
55. Doa Memohon Tempat yang Diberkahi
QS. Al-Mu’minun: 29
رَبِّ أَنْزِلْنِي مُنْزَلًا مُبَارَكًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْمُنْزِلِينَ
Terjemahan: “Ya Tuhanku, tempatkanlah aku pada tempat yang diberkahi. Engkaulah sebaik-baik yang memberikan tempat.”
56. Doa Rasul Setelah Nabi Nuh Memohon Pertolongan
QS. Al-Mu’minun: 39
رَبِّ انْصُرْنِي بِمَا كَذَّبُونِ
Terjemahan: “Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka telah mendustakanku.”
Lafaznya sama dengan Al-Mu’minun ayat 26, tetapi diulang dalam kisah rasul kepada kaum setelah Nabi Nuh.
57. Doa Memohon Tidak Digolongkan dengan Orang Zalim
QS. Al-Mu’minun: 93–94
رَبِّ إِمَّا تُرِيَنِّي مَا يُوعَدُونَ
رَبِّ فَلَا تَجْعَلْنِي فِي الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ
Terjemahan: “Ya Tuhanku, jika Engkau benar-benar memperlihatkan kepadaku azab yang diancamkan kepada mereka, maka janganlah Engkau tempatkan aku bersama kaum yang zalim itu.”
58. Doa Memohon Perlindungan dari Gangguan Setan
QS. Al-Mu’minun: 97–98
رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ
وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَحْضُرُونِ
Terjemahan: “Ya Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari bisikan-bisikan setan. Dan aku berlindung kepada-Mu, ya Tuhanku, agar mereka tidak mendekatiku.”
59. Doa Orang-Orang Beriman Memohon Ampunan dan Rahmat
QS. Al-Mu’minun: 109
رَبَّنَا آمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَ
Terjemahan: “Ya Tuhan kami, kami telah beriman. Maka ampunilah kami dan rahmatilah kami. Engkaulah sebaik-baik pemberi rahmat.”
60. Doa Memohon Ampunan dan Rahmat Allah
QS. Al-Mu’minun: 118
رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَ
Terjemahan: “Ya Tuhanku, ampunilah dan rahmatilah. Engkaulah sebaik-baik pemberi rahmat.”
L. Surah Al-Furqan
61. Doa Memohon Perlindungan dari Azab Jahanam
QS. Al-Furqan: 65–66
رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا
إِنَّهَا سَاءَتْ مُسْتَقَرًّا وَمُقَامًا
Terjemahan: “Ya Tuhan kami, jauhkanlah azab Jahanam dari kami. Sesungguhnya azabnya merupakan kebinasaan yang kekal. Sungguh, Jahanam adalah seburuk-buruk tempat menetap dan tempat tinggal.”
62. Doa Memohon Pasangan dan Keturunan Penyejuk Hati
QS. Al-Furqan: 74
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
Terjemahan: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan sebagai penyejuk mata, serta jadikanlah kami teladan bagi orang-orang yang bertakwa.”
M. Surah Asy-Syu’ara
63. Doa Nabi Ibrahim Memohon Hikmah, Kebaikan, Surga, dan Keselamatan pada Hari Kiamat
QS. Asy-Syu’ara: 83–89
رَبِّ هَبْ لِي حُكْمًا وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ
وَاجْعَلْ لِي لِسَانَ صِدْقٍ فِي الْآخِرِينَ
وَاجْعَلْنِي مِنْ وَرَثَةِ جَنَّةِ النَّعِيمِ
وَاغْفِرْ لِأَبِي إِنَّهُ كَانَ مِنَ الضَّالِّينَ
وَلَا تُخْزِنِي يَوْمَ يُبْعَثُونَ
يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ
إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ
Terjemahan: “Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku hikmah dan gabungkanlah aku bersama orang-orang saleh.
Jadikanlah aku memiliki sebutan yang baik dan benar di kalangan orang-orang yang datang kemudian.
Jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mewarisi surga yang penuh kenikmatan.
Ampunilah ayahku, sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang sesat.
Janganlah Engkau hinakan aku pada hari manusia dibangkitkan, yaitu hari ketika harta dan anak-anak tidak lagi bermanfaat, kecuali orang yang datang kepada Allah dengan hati yang bersih.”
Catatan: Permohonan Nabi Ibrahim untuk ayahnya memiliki konteks tersendiri. QS. At-Taubah: 114 menjelaskan keadaan yang berkaitan dengan permohonan ampun tersebut.
64. Doa Nabi Nuh Memohon Keputusan dan Keselamatan bagi Orang Beriman
QS. Asy-Syu’ara: 117–118
رَبِّ إِنَّ قَوْمِي كَذَّبُونِ
فَافْتَحْ بَيْنِي وَبَيْنَهُمْ فَتْحًا وَنَجِّنِي وَمَنْ مَعِيَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ
Terjemahan: “Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah mendustakanku. Maka berilah keputusan antara aku dan mereka, dan selamatkanlah aku beserta orang-orang beriman yang bersamaku.”
65. Doa Nabi Lut Memohon Keselamatan bagi Keluarganya
QS. Asy-Syu’ara: 169
رَبِّ نَجِّنِي وَأَهْلِي مِمَّا يَعْمَلُونَ
Terjemahan: “Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dan keluargaku dari akibat perbuatan yang mereka kerjakan.”
N. Surah An-Naml dan Al-Qasas
66. Doa Nabi Sulaiman Memohon Kemampuan Bersyukur dan Beramal Saleh
QS. An-Naml: 19
رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ
Terjemahan: “Ya Tuhanku, ilhamkanlah kepadaku kemampuan untuk mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, serta agar aku mengerjakan amal saleh yang Engkau ridai. Masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.”
67. Pengakuan Tobat dan Keislaman Ratu Saba
QS. An-Naml: 44
رَبِّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي وَأَسْلَمْتُ مَعَ سُلَيْمَانَ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Terjemahan: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menzalimi diriku sendiri, dan aku berserah diri bersama Sulaiman kepada Allah, Tuhan seluruh alam.”
68. Doa Nabi Musa Memohon Ampunan
QS. Al-Qasas: 16
رَبِّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي
Terjemahan: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menzalimi diriku sendiri. Maka ampunilah aku.”
69. Doa Nabi Musa Memohon Keselamatan dari Kaum Zalim
QS. Al-Qasas: 21
رَبِّ نَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ
Terjemahan: “Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari kaum yang zalim.”
70. Doa Nabi Musa Mengakui Kebutuhan kepada Kebaikan Allah
QS. Al-Qasas: 24
رَبِّ إِنِّي لِمَا أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ
Terjemahan: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat membutuhkan segala kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku.”
Quran.com +2
O. Surah Al-Ankabut, As-Saffat, Sad, dan Az-Zumar
71. Doa Nabi Lut Memohon Pertolongan Menghadapi Kaum Perusak
QS. Al-Ankabut: 30
رَبِّ انْصُرْنِي عَلَى الْقَوْمِ الْمُفْسِدِينَ
Terjemahan: “Ya Tuhanku, tolonglah aku menghadapi kaum yang berbuat kerusakan.”
72. Doa Nabi Ibrahim Memohon Anak yang Saleh
QS. As-Saffat: 100
رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ
Terjemahan: “Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku seorang anak yang termasuk orang-orang saleh.”
73. Doa Nabi Sulaiman Memohon Ampunan dan Kekuasaan
QS. Sad: 35
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لَا يَنْبَغِي لِأَحَدٍ مِنْ بَعْدِي إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
Terjemahan: “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak pantas dimiliki oleh siapa pun setelahku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi.”
Permohonan kerajaan yang khusus ini berkaitan dengan keistimewaan Nabi Sulaiman.
74. Pengaduan Nabi Ayub tentang Gangguan yang Menimpanya
QS. Sad: 41
أَنِّي مَسَّنِيَ الشَّيْطَانُ بِنُصْبٍ وَعَذَابٍ
Terjemahan: “Sesungguhnya setan telah menimpakan kepadaku kepayahan dan penderitaan.”
75. Doa Mengagungkan Allah sebagai Pencipta dan Hakim
QS. Az-Zumar: 46
اللَّهُمَّ فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ أَنْتَ تَحْكُمُ بَيْنَ عِبَادِكَ فِي مَا كَانُوا فِيهِ يَخْتَلِفُونَ
Terjemahan: “Ya Allah, Pencipta langit dan bumi, Yang Maha Mengetahui segala yang gaib dan yang nyata, Engkaulah yang memberikan keputusan di antara hamba-hamba-Mu mengenai perkara-perkara yang mereka perselisihkan.”
P. Surah Ghafir dan Al-Ahqaf
76. Doa Para Malaikat untuk Orang-Orang Beriman
QS. Ghafir: 7–9
رَبَّنَا وَسِعْتَ كُلَّ شَيْءٍ رَحْمَةً وَعِلْمًا فَاغْفِرْ لِلَّذِينَ تَابُوا وَاتَّبَعُوا سَبِيلَكَ وَقِهِمْ عَذَابَ الْجَحِيمِ
رَبَّنَا وَأَدْخِلْهُمْ جَنَّاتِ عَدْنٍ الَّتِي وَعَدْتَهُمْ وَمَنْ صَلَحَ مِنْ آبَائِهِمْ وَأَزْوَاجِهِمْ وَذُرِّيَّاتِهِمْ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
وَقِهِمُ السَّيِّئَاتِ وَمَنْ تَقِ السَّيِّئَاتِ يَوْمَئِذٍ فَقَدْ رَحِمْتَهُ وَذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ
Terjemahan: “Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu-Mu meliputi segala sesuatu. Maka ampunilah orang-orang yang bertobat dan mengikuti jalan-Mu, serta lindungilah mereka dari azab neraka Jahanam.
Ya Tuhan kami, masukkanlah mereka ke dalam surga-surga Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka, beserta orang-orang saleh di antara nenek moyang, pasangan, dan keturunan mereka. Sesungguhnya Engkaulah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.
Lindungilah mereka dari segala keburukan. Barang siapa Engkau lindungi dari keburukan pada hari itu, sungguh Engkau telah merahmatinya. Itulah kemenangan yang agung.”
77. Doa Memohon Syukur, Amal Saleh, dan Kesalehan Keturunan
QS. Al-Ahqaf: 15
رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Terjemahan: “Ya Tuhanku, ilhamkanlah kepadaku kemampuan untuk mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku, agar aku mengerjakan amal saleh yang Engkau ridai. Berikanlah kebaikan kepadaku melalui kesalehan keturunanku. Sesungguhnya aku bertobat kepada-Mu dan aku termasuk orang-orang muslim.”
Q. Surah Al-Qamar dan Al-Hasyr
78. Doa Nabi Nuh ketika Menghadapi Penentangan Kaumnya
QS. Al-Qamar: 10
أَنِّي مَغْلُوبٌ فَانْتَصِرْ
Terjemahan: “Sesungguhnya aku telah dikalahkan, maka tolonglah aku.”
79. Doa Memohon Ampunan dan Hati yang Bersih terhadap Sesama Mukmin
QS. Al-Hasyr: 10
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ
Terjemahan: “Ya Tuhan kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu daripada kami. Janganlah Engkau jadikan dalam hati kami kedengkian terhadap orang-orang yang beriman. Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.”
R. Surah Al-Mumtahanah dan At-Tahrim
80. Doa Memohon Perlindungan dari Fitnah dan Ampunan Allah
QS. Al-Mumtahanah: 4–5
رَبَّنَا عَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَإِلَيْكَ أَنَبْنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ
رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِلَّذِينَ كَفَرُوا وَاغْفِرْ لَنَا رَبَّنَا إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
Terjemahan: “Ya Tuhan kami, hanya kepada-Mu kami bertawakal, hanya kepada-Mu kami kembali bertobat, dan hanya kepada-Mu tempat kembali.
Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami sebagai sasaran fitnah bagi orang-orang kafir. Ampunilah kami, ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.”
81. Doa Memohon Kesempurnaan Cahaya dan Ampunan pada Hari Kiamat
QS. At-Tahrim: 8
رَبَّنَا أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَاغْفِرْ لَنَا إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Terjemahan: “Ya Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.”
82. Doa Istri Fir’aun Memohon Rumah di Surga dan Keselamatan
QS. At-Tahrim: 11
رَبِّ ابْنِ لِي عِنْدَكَ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ وَنَجِّنِي مِنْ فِرْعَوْنَ وَعَمَلِهِ وَنَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ
Terjemahan: “Ya Tuhanku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga. Selamatkanlah aku dari Fir’aun dan perbuatannya, serta selamatkanlah aku dari kaum yang zalim.”
S. Surah Nuh
83. Doa Nabi Nuh Memohon Keputusan atas Kaumnya dan Ampunan bagi Orang Beriman
QS. Nuh: 26–28
رَبِّ لَا تَذَرْ عَلَى الْأَرْضِ مِنَ الْكَافِرِينَ دَيَّارًا
إِنَّكَ إِنْ تَذَرْهُمْ يُضِلُّوا عِبَادَكَ وَلَا يَلِدُوا إِلَّا فَاجِرًا كَفَّارًا
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِمَنْ دَخَلَ بَيْتِيَ مُؤْمِنًا وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَلَا تَزِدِ الظَّالِمِينَ إِلَّا تَبَارًا
Terjemahan: “Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorang pun dari orang-orang kafir itu tinggal di bumi.
Sesungguhnya jika Engkau membiarkan mereka, niscaya mereka akan menyesatkan hamba-hamba-Mu, dan mereka tidak akan melahirkan kecuali anak yang durhaka lagi sangat kafir.
Ya Tuhanku, ampunilah aku, kedua orang tuaku, siapa pun yang memasuki rumahku dalam keadaan beriman, serta seluruh laki-laki dan perempuan yang beriman. Janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang zalim itu selain kebinasaan.”
Bagian permohonan kebinasaan merupakan doa Nabi Nuh dalam konteks khusus kaumnya. Adapun bagian permohonan ampunan merupakan doa yang dapat diamalkan sesuai ketentuan syariat.
T. Surah Al-Falaq dan An-Nas
84. Doa Memohon Perlindungan dari Berbagai Kejahatan
QS. Al-Falaq: 1–5
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ
مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ
وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ
وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ
وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ
Terjemahan: “Katakanlah, ‘Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh, dari kejahatan segala sesuatu yang Dia ciptakan, dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dari kejahatan para penyihir yang meniup pada buhul-buhul, dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.'”
85. Doa Memohon Perlindungan dari Bisikan Setan
QS. An-Nas: 1–6
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ
مَلِكِ النَّاسِ
إِلَهِ النَّاسِ
مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ
الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ
مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
Terjemahan: “Katakanlah, ‘Aku berlindung kepada Tuhan manusia, Raja manusia, sembahan manusia, dari kejahatan pembisik yang bersembunyi, yang membisikkan kejahatan ke dalam dada manusia, dari golongan jin dan manusia.'”
PENUTUP
Doa adalah pintu kebaikan yang senantiasa terbuka bagi setiap hamba. Betapa pun berat ujian yang dihadapi, besarnya dosa yang disesali, atau banyaknya kebutuhan yang belum terpenuhi, selalu ada kesempatan untuk kembali kepada Allah dan memohon pertolongan-Nya.
Doa-doa yang terdapat dalam Al-Qur’an merupakan warisan agung yang tidak ternilai harganya. Melalui doa-doa tersebut, Allah mengajarkan cara memohon kebaikan dengan kalimat yang paling mulia, mengandung makna yang dalam, dan penuh dengan penghambaan kepada-Nya.
Karena itu, hendaknya doa-doa Al-Qur’an tidak berhenti sebagai bacaan yang dihafalkan atau sekadar kumpulan lafaz yang diulang. Hendaknya setiap doa dipahami maknanya, direnungkan kandungannya, dan diamalkan dengan hati yang hadir serta penuh pengharapan kepada Allah.
Tidak perlu menunggu datangnya kesulitan untuk memperbanyak doa. Ketika memperoleh nikmat, seorang hamba membutuhkan doa agar mampu bersyukur. Ketika menghadapi ujian, ia membutuhkan doa agar diberikan kesabaran. Ketika berbuat dosa, ia membutuhkan doa agar memperoleh ampunan. Bahkan, ketika berada dalam ketaatan, ia tetap membutuhkan doa agar amalnya diterima dan hatinya diteguhkan dalam hidayah.
Semoga Allah menjadikan doa-doa Al-Qur’an senantiasa hidup di lisan, meresap ke dalam hati, dan tercermin dalam amal perbuatan. Semoga Allah memberikan kemudahan untuk menghafalkannya, memahami kandungannya, serta mengamalkannya dengan penuh keikhlasan.
Sebagai penutup, permohonan kepada Allah:
اللَّهُمَّ اجْعَلِ الْقُرْآنَ رَبِيعَ قُلُوبِنَا، وَنُورَ صُدُورِنَا، وَاهْدِنَا لِأَحْسَنِ الْأَقْوَالِ وَالْأَعْمَالِ، وَارْزُقْنَا قُلُوبًا خَاشِعَةً، وَأَلْسِنَةً ذَاكِرَةً، وَدُعَاءً صَادِقًا مُسْتَجَابًا.
“Ya Allah, jadikanlah Al-Qur’an sebagai penyejuk hati dan penerang dada. Tunjukilah kami kepada perkataan dan perbuatan yang terbaik. Karuniakanlah kepada kami hati yang khusyuk, lisan yang senantiasa mengingat-Mu, dan doa yang tulus lagi dikabulkan.”
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
“Ya Tuhan kami, terimalah amal dari kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 127)
وَصَلَّى اللَّهُ وَسَلَّمَ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.