Bagian 104: Ekspedisi Dzātus Salāsil
Serial Terjemahan Kitab Durūs min as-Sīrah • Bagian 104
Ekspedisi Dzātus Salāsil
Kabilah Qudha‘ah ikut membantu pasukan Romawi dalam Perang Mu’tah, ketika Khalid bin Walid menarik mundur pasukan muslimin. Segera setelah perang itu, kaum muslimin merasakan adanya gerakan mencurigakan dari kabilah tersebut dan niat mereka untuk berkumpul menyerang Madinah. Rasulullah ﷺ segera mengirim pasukan untuk menyergap dan memberi pelajaran kepada mereka.
Rasulullah ﷺ menyerahkan panji kepada Amr bin Ash. Ia berangkat bersama tiga ratus pasukan. Di tengah perjalanan, Amr mengetahui bahwa musuh telah menyiapkan pasukan besar yang tidak mampu dihadapi pasukannya yang kecil. Ia pun meminta bantuan kepada Rasulullah ﷺ. Beliau mengirim dua ratus pasukan tambahan yang dipimpin Abu Ubaidah bin Jarrah. Di antara mereka terdapat Abu Bakar dan Umar radhiyallahu ‘anhuma.
Bala bantuan tiba dan pasukan bergerak dengan sangat hati-hati. Mereka berjalan pada malam hari dan bersembunyi pada siang hari hingga sampai di wilayah Qudha‘ah. Mereka menyerang secara cepat orang-orang Qudha‘ah dan kabilah lain yang berkumpul bersama mereka. Kedua pihak bertempur, tetapi kabilah-kabilah Badui kalah dan tidak mampu bertahan lama. Mereka melarikan diri. Amr bin Ash melarang kaum muslimin mengejar mereka karena khawatir ada penyergapan. Dalam pertempuran ini terlihat kecakapan, kecerdasan, dan kemampuan militer Amr bin Ash.