Bagian 63: Setelah Perang Uhud
Serial Terjemahan Kitab Durūs min as-Sīrah • Bagian 63
Setelah Perang Uhud
Setelah pasukan kaum musyrik meninggalkan medan perang, Rasulullah ﷺ mengutus ‘Ali bin Abi Thalib untuk mengikuti mereka dan mencari tahu keadaan mereka. Beliau khawatir mereka mengubah arah dan menyerang Madinah. Namun, kaum musyrik terus melanjutkan perjalanan ke Makkah dan merasa cukup dengan kemenangan yang telah mereka raih. Mereka tidak lagi berharap memperoleh kemenangan yang menentukan setelah melihat keteguhan, ketabahan, dan kesabaran kaum muslimin dalam berperang.
Pada hari setelah perang, Rasulullah ﷺ memerintahkan kaum muslimin berangkat mengejar pasukan kaum musyrik. Beliau bersabda, “Jangan ada yang ikut bersama kami selain orang-orang yang turut berperang di Uhud.” Kaum muslimin segera berangkat meskipun masih merasakan sakit dan luka. Tentang mereka turun firman Allah: “(Yaitu) orang-orang yang memenuhi (seruan) Allah dan Rasul setelah mereka menderita luka-luka. Orang-orang yang berbuat kebaikan dan bertakwa di antara mereka mendapat pahala yang sangat besar.” (QS. Ali ‘Imran: 172).
Kaum muslimin bergerak dan berkemah di Hamra’ al-Asad. Rasulullah ﷺ berangkat untuk membuat kaum musyrik gentar, memulihkan kepercayaan diri kaum beriman setelah kekalahan, dan menunjukkan kepada musuh yang mengintai bahwa kaum muslimin masih sanggup menghadapi dan memerangi mereka. Ketika mendengar kaum muslimin telah berangkat, kaum musyrik segera melarikan diri ke Makkah. Sebelumnya mereka sempat bermusyawarah untuk kembali dan menyerang Madinah.