Bagian 46: Pelajaran dan Hikmah Perang Badar (1)
Serial Terjemahan Kitab Durūs min as-Sīrah • Bagian 46
Pelajaran dan Hikmah Perang Badar (1)
Perang Badar sarat dengan pelajaran dan hikmah yang patut direnungkan. Di antaranya, perang ini menegaskan prinsip musyawarah sebagai salah satu prinsip syariat dan dasar pemerintahan. Rasulullah ﷺ, meskipun mendapat bimbingan wahyu, bermusyawarah dengan para sahabat dalam perang tersebut sebanyak empat kali: ketika hendak mengejar kafilah dagang, setelah mengetahui keberangkatan pasukan Quraisy, tentang lokasi terbaik untuk berkemah di Badar, dan mengenai para tawanan.
Perang ini juga menunjukkan bahwa kemenangan datang dari Allah dan bahwa kekuatan serta jumlah besar bukan satu-satunya kunci kemenangan. Jika demikian, tentu kaum musyrik yang jumlah dan persenjataannya melebihi para sahabatlah yang akan menang. Doa dan bersandar kepada Allah juga termasuk sebab terbesar datangnya kemenangan dan pertolongan. Hal itu tampak dalam sikap Nabi ﷺ yang terus-menerus berdoa dalam perang ini hingga selendangnya terjatuh.
Di antara pelajaran dari perang ini adalah keadilan dan kerendahan hati Rasulullah ﷺ. Beliau mempersilakan salah seorang sahabat membalas beliau setelah sahabat itu mengira bahwa beliau telah menyakitinya ketika meluruskan barisan.