Durūs min as-Sīrah

Bagian 86: Keutamaan Peserta Baiat Ridhwan

Serial Terjemahan Kitab Durūs min as-Sīrah • Bagian 86

فَضْلُ أَهْلِ بَيْعَةِ الرِّضْوَانِ

Keutamaan Peserta Baiat Ridhwan

ثَبَتَ فِي الْحَدِيثِ الصَّحِيحِ الَّذِي رَوَاهُ مُسْلِمٌ الشَّهَادَةُ بِالْجَنَّةِ لِجَمِيعِ مَنْ شَهِدَ بَيْعَةَ الرِّضْوَانِ عَامَ الْحُدَيْبِيَةِ. قَالَ النَّبِيُّ ﷺ: «لَا يَدْخُلُ النَّارَ ـ إِنْ شَاءَ اللَّهُ ـ مِنْ أَصْحَابِ الشَّجَرَةِ أَحَدٌ، الَّذِينَ بَايَعُوا تَحْتَهَا». وَفِي سُنَنِ أَبِي دَاوُدَ: «لَا يَدْخُلُ النَّارَ أَحَدٌ مِمَّنْ بَايَعَ تَحْتَ الشَّجَرَةِ». وَفِي الْمُصَنَّفِ لِابْنِ أَبِي شَيْبَةَ قَالَ: «السَّابِقُونَ الْأَوَّلُونَ مَنْ أَدْرَكَ بَيْعَةَ الرِّضْوَانِ، وَقَدْ وَعَدَهُمُ اللَّهُ الْجَنَّةَ». قَالَ اللَّهُ تَعَالَى: ﴿لَقَدْ رَضِيَ اللَّهُ عَنِ الْمُؤْمِنِينَ إِذْ يُبَايِعُونَكَ تَحْتَ الشَّجَرَةِ فَعَلِمَ مَا فِي قُلُوبِهِمْ فَأَنْزَلَ السَّكِينَةَ عَلَيْهِمْ وَأَثَابَهُمْ فَتْحًا قَرِيبًا﴾، وَقَالَ سُبْحَانَهُ: ﴿وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ مِنْهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا﴾.

Dalam hadis sahih yang diriwayatkan Muslim terdapat kesaksian tentang surga bagi semua orang yang mengikuti Baiat Ridhwan pada tahun Hudaibiyah. Nabi ﷺ bersabda, “Tidak akan masuk neraka, insya Allah, seorang pun dari para peserta Baiat di bawah pohon.” Dalam Sunan Abu Dawud disebutkan, “Tidak akan masuk neraka seorang pun yang berbaiat di bawah pohon.” Dalam Al-Mushannaf karya Ibnu Abi Syaibah disebutkan, “Orang-orang terdahulu yang pertama ialah mereka yang mengikuti Baiat Ridhwan, dan Allah telah menjanjikan surga bagi mereka.” Allah Ta‘ala berfirman, “Sungguh, Allah benar-benar telah meridai orang-orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon. Dia mengetahui apa yang ada dalam hati mereka, lalu Dia memberikan ketenangan kepada mereka dan memberi balasan berupa kemenangan yang dekat,” dan Dia juga berfirman, “Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan di antara mereka ampunan dan pahala yang besar.”

وَفِي الصَّحِيحَيْنِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ: قَالَ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يَوْمَ الْحُدَيْبِيَةِ: «أَنْتُمْ خَيْرُ أَهْلِ الْأَرْضِ».

Dalam Shahihain, dari Jabir bin Abdullah, ia berkata, “Rasulullah ﷺ bersabda kepada kami pada hari Hudaibiyah, ‘Kalian adalah penduduk bumi yang terbaik.’”

وَلَمْ يَتَخَلَّفْ عَنْ مُبَايَعَةِ النَّبِيِّ ﷺ أَحَدٌ مِنَ الْمُسْلِمِينَ مِمَّنْ حَضَرَهَا إِلَّا الْجَدُّ بْنُ قَيْسٍ. قَالَ جَابِرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ: «لَكَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَيْهِ لَاصِقًا بِإِبْطِ نَاقَتِهِ، قَدْ ضَبَأَ إِلَيْهَا ـ أَيْ: لَصِقَ بِهَا وَاخْتَبَأَ، يَسْتَتِرُ بِهَا مِنَ النَّاسِ ـ».

Tidak seorang pun dari kaum muslimin yang hadir tertinggal dari baiat kepada Nabi ﷺ, kecuali Al-Jadd bin Qais. Jabir bin Abdullah berkata, “Seakan-akan aku melihatnya menempel pada ketiak untanya; ia berlindung dan bersembunyi di balik unta itu dari orang-orang.”

Sumber: Durūs min as-Sīrah (دروس من السيرة), pembahasan Keutamaan Peserta Baiat Ridhwan (فَضْلُ أَهْلِ بَيْعَةِ الرِّضْوَانِ), halaman 103 kitab (halaman 104 PDF). Harakat dan tanda baca ditambahkan untuk membantu pembacaan. Pembagian pasangan paragraf bersifat editorial; urutan isi mengikuti naskah asli.

Related Articles

Back to top button