Durūs min as-Sīrah

Bagian 56: Perang Uhud

Serial Terjemahan Kitab Durūs min as-Sīrah • Bagian 56

غَزْوَةُ أُحُدٍ

Perang Uhud

وَصَلَ أَبُو سُفْيَانَ بْنُ حَرْبٍ بِجَيْشِهِ الْبَالِغِ ثَلَاثَةَ آلَافِ رَجُلٍ إِلَى أَرْضِ الْمَعْرَكَةِ، وَتَقَابَلَ مَعَ جَيْشِ الْمُسْلِمِينَ الْبَالِغِ سَبْعَمِائَةِ رَجُلٍ. وَالْتَحَمَ الصَّفَّانِ وَبَدَأَتِ الْمَعْرَكَةُ، وَاشْتَدَّ الْقِتَالُ، فَبَدَأَتْ عَلَامَاتُ النَّصْرِ لِلْمُسْلِمِينَ، وَانْهَزَمَ الْكُفَّارُ وَفَرُّوا هَارِبِينَ جِهَةَ مَكَّةَ، وَلَحِقَ بِهِمُ الْمُسْلِمُونَ يُطَارِدُونَهُمْ. وَلَمَّا رَأَى الرُّمَاةُ عَلَى الْجَبَلِ هَزِيمَةَ الْمُشْرِكِينَ وَفِرَارَهُمْ، نَزَلَ مِنْهُمْ أَرْبَعُونَ رَجُلًا لِجَمْعِ الْغَنَائِمِ، وَلَمْ يَسْتَمِعُوا لِتَحْذِيرِ قَائِدِهِمْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ جُبَيْرٍ، الَّذِي حَذَّرَهُمْ مِنْ مُخَالَفَةِ أَمْرِ الرَّسُولِ ﷺ.

Abu Sufyan bin Harb tiba di medan perang bersama pasukannya yang berjumlah tiga ribu orang. Mereka berhadapan dengan pasukan muslimin yang berjumlah tujuh ratus orang. Kedua barisan bertemu dan pertempuran pun dimulai. Pertempuran berlangsung sengit, tetapi tanda-tanda kemenangan mulai tampak pada kaum muslimin. Kaum kafir kalah dan melarikan diri ke arah Makkah, lalu kaum muslimin mengejar mereka. Ketika para pemanah di atas bukit melihat kaum musyrik kalah dan melarikan diri, empat puluh orang di antara mereka turun untuk mengumpulkan harta rampasan. Mereka tidak mengindahkan peringatan pemimpin mereka, ‘Abdullah bin Jubair, yang mengingatkan agar tidak melanggar perintah Rasulullah ﷺ.

لَاحَظَ خَالِدُ بْنُ الْوَلِيدِ نُزُولَ الرُّمَاةِ عَنِ الْجَبَلِ، فَالْتَفَّ عَلَى الْمُسْلِمِينَ مِنَ الْخَلْفِ، وَقَتَلَ مَنْ بَقِيَ مِنَ الرُّمَاةِ، وَهَجَمَ عَلَى جَيْشِ الْمُسْلِمِينَ، فَمَالَتِ الْكَفَّةُ لِلْمُشْرِكِينَ. وَأَخَذَ الْمُسْلِمُونَ يُقَاتِلُونَ دُونَ تَخْطِيطٍ، وَتَرَكَ بَعْضُهُمُ الْقِتَالَ، وَفَرَّ آخَرُونَ. وَكَانَ قَدْ أُشِيعَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَدْ قُتِلَ، فَتَرَاجَعَ بَعْضُ الْمُسْلِمِينَ، وَلَمْ يَصْمُدْ إِلَّا رَسُولُ اللَّهِ ﷺ وَعَدَدٌ قَلِيلٌ مِنْ أَصْحَابِهِ. وَجُرِحَ الرَّسُولُ ﷺ جِرَاحَاتٍ مُتَعَدِّدَةً، وَقُتِلَ فِي هَذِهِ الْمَعْرَكَةِ مِنَ الْمُسْلِمِينَ سَبْعُونَ رَجُلًا، مِنْهُمْ حَمْزَةُ عَمُّ النَّبِيِّ ﷺ، وَقُتِلَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ اثْنَانِ وَعِشْرُونَ رَجُلًا. وَكَانَ ذَلِكَ يَوْمَ السَّبْتِ السَّابِعَ مِنْ شَوَّالٍ مِنَ السَّنَةِ الثَّالِثَةِ لِلْهِجْرَةِ.

Khalid bin Al-Walid melihat para pemanah turun dari bukit. Ia pun memutar pasukannya untuk menyerang kaum muslimin dari belakang, membunuh para pemanah yang masih bertahan, lalu menyerbu pasukan muslimin. Keadaan pun berbalik menguntungkan kaum musyrik. Kaum muslimin mulai bertempur tanpa koordinasi; sebagian meninggalkan medan perang dan sebagian lainnya melarikan diri. Tersebar kabar bahwa Rasulullah ﷺ telah terbunuh. Sebagian kaum muslimin pun mundur. Hanya Rasulullah ﷺ dan sejumlah kecil sahabat yang tetap bertahan. Rasulullah ﷺ mengalami beberapa luka. Dalam perang ini, tujuh puluh orang muslim gugur, termasuk paman Nabi ﷺ, Hamzah. Dari pihak musyrik, dua puluh dua orang terbunuh. Perang itu terjadi pada hari Sabtu, 7 Syawal tahun ketiga Hijriah.

Sumber: Durūs min as-Sīrah (دروس من السيرة), pembahasan Perang Uhud (غَزْوَةُ أُحُدٍ), halaman 73 kitab (halaman 74 PDF). Harakat dan tanda baca ditambahkan untuk membantu pembacaan. Pembagian pasangan paragraf bersifat editorial; urutan isi mengikuti naskah asli.

Related Articles

Back to top button