Bagian 165: Kesabaran Beliau ﷺ (3)
Serial Terjemahan Kitab Durūs min as-Sīrah • Bagian 165
Kesabaran Beliau ﷺ (3)
Kehormatan Rasulullah ﷺ pernah dicela, dan beliau juga disakiti oleh kaum munafik serta orang-orang Arab Badui yang tidak berpengetahuan. Al-Bukhari meriwayatkan dari Abdullah bin Mas‘ud radhiyallahu ‘anhu bahwa ia berkata, “Rasulullah ﷺ membagikan sesuatu. Seorang laki-laki dari kaum Anshar berkata, ‘Demi Allah, Muhammad tidak mengharapkan wajah Allah dengan pembagian ini.’” Ibnu Mas‘ud berkata, “Aku mendatangi Rasulullah ﷺ dan memberitahukan hal itu. Wajah beliau berubah, kemudian beliau bersabda, ‘Semoga Allah merahmati Musa. Ia telah disakiti lebih daripada ini, tetapi tetap bersabar.’”
Di antara keadaan ketika Nabi ﷺ bersabar adalah saat anak-anak lelaki dan putri-putri beliau wafat. Beliau memiliki tujuh orang anak. Mereka wafat satu demi satu hingga yang tersisa hanya Fatimah. Beliau tidak lemah dan tidak berkeluh kesah, tetapi bersabar dengan kesabaran yang baik. Ketika putranya, Ibrahim, wafat, beliau bersabda, “Sesungguhnya mata ini meneteskan air mata, hati ini bersedih, dan kami tidak mengatakan kecuali apa yang diridai Rabb kami. Sungguh, kami bersedih atas kepergianmu, wahai Ibrahim.”