Bagian 153: Sifat-Sifat Rasulullah ﷺ
Serial Terjemahan Kitab Durūs min as-Sīrah • Bagian 153
Sifat-Sifat Rasulullah ﷺ
Rasulullah ﷺ adalah manusia yang paling berani. Ali bin Abi Thalib berkata, “Ketika pertempuran semakin sengit dan kedua pasukan bertemu, kami berlindung di balik Rasulullah ﷺ.” Beliau adalah manusia yang paling dermawan; tidak pernah dimintai sesuatu lalu menjawab, “Tidak.” Beliau paling penyabar dan bijaksana; tidak membalas demi kepentingan diri sendiri dan tidak marah untuk dirinya, kecuali jika larangan Allah dilanggar, maka beliau bertindak demi Allah. Beliau adil: kerabat dan orang jauh, orang kuat dan lemah, semuanya sama di hadapan beliau dalam perkara yang benar. Beliau menegaskan bahwa tidak ada keutamaan seseorang atas orang lain kecuali karena takwa dan bahwa manusia setara. Beliau menyebut penyebab kehancuran umat terdahulu: jika orang terpandang mencuri, mereka membiarkannya, tetapi jika orang lemah mencuri, mereka menegakkan hukuman atasnya. Beliau bersabda, “Demi Allah, seandainya Fatimah binti Muhammad mencuri, niscaya aku potong tangannya.”
Beliau tidak pernah mencela makanan. Jika menyukainya, beliau memakannya; jika tidak, beliau meninggalkannya. Terkadang satu atau dua bulan berlalu tanpa api menyala di rumah keluarga Muhammad; makanan mereka hanya kurma dan air. Karena lapar, beliau mengikatkan satu atau dua batu pada perutnya. Beliau memperbaiki sandal dan menambal pakaian, serta membantu keluarganya mengerjakan pekerjaan rumah. Beliau penyayang dan baik hati: menjenguk orang sakit dan memenuhi undangan siapa pun, baik kaya maupun miskin, orang biasa maupun terpandang. Beliau menyukai orang-orang miskin, menghadiri pemakaman mereka, dan menjenguk yang sakit. Beliau tidak merendahkan orang miskin karena kemiskinannya dan tidak takut kepada raja karena kekuasaannya. Beliau menunggang kuda, unta, keledai, dan bagal. Beliau menyukai wewangian dan menghormati orang yang beraroma tidak sedap.