Tadabbur Al-Quran

Tadabur Surat Ath Thariq ayat ke 5-7

Tadabur Surat Ath Thariq ayat ke 5-7

☷ Daftar Isi Artikel
  1. Mengingat Asal Penciptaan Manusia
  2. Makna Air Mani yang Terpancar
  3. Nasihat Ali bin Abi Talib tentang Kesombongan
  4. Menjauhi Keangkuhan dan Kesombongan
  5. Renungan dan Saling Mengingatkan
  6. Doa dan Penutup
  7. Sumber dan Keterangan Penulis

“ASAL MANUSIA … “

Mengingat Asal Penciptaan Manusia

Allah subhanahu wa ta’ala mengingatkan kita di Surat Al-Thariq ayat 5-7 tentang awal keberadaan manusia di dunia ini, yang dengan mengetahuinya maka akan terhindarlah seseorang dari kesombongan dan sifat angkuh:

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman,

{ﱓ ﱔ ﱕ ﱖ ﱗ ﱘ ﱙ ﱚ ﱛ ﱜ ﱝ ﱞ ﱟ ﱠ ﱡ ﱢ} [سورة الطارق: 5-7].

Artinya: “Maka hendaklah manusia memerhatikan dari apa dia diciptakan. Dia diciptakan dari air (mani) yang terpancar, yang keluar dari antara tulang punggung (sulbi) dan tulang dada.” (QS. At-Tariq: 5-7)

Allah mengingatkan tentang asal manusia. Pada ayat tersebut dikatakan bahwa manusia diciptakan dari ma’ dafiq yang biasa diterjemahkan dengan air (mani) yang terpancar, yang keluar dari antara tulang punggung (sulbi) dan tulang dada.

Makna Air Mani yang Terpancar

Kata dafiq mempunyai arti air yang memancar sendiri, tidak bisa ditahan yaitu air mani. seakan-akan ayat ini menyatakan kepada manusia “Hai manusia, engkau lemah, tidak memiliki kekuasaan. Air yang terdapat dalam dirimu sendiri saja, engkau tidak mampu menahan pancarannya. Itulah asal kejadianmu”.

Nasihat Ali bin Abi Talib tentang Kesombongan

Ali bin Abi Talib pernah berkata “Hai manusia, mengapa engkau angkuh? engkau diciptakan dari air yang hina, engkau berjalan membawa kotoran dalam perutmu, dan badanmu -kelak jika engkau mati- akan menjadi bangkai yang menjijikkan.”

Menjauhi Keangkuhan dan Kesombongan

Tidak ada alasan bagi manusia untuk bersikap angkuh dan sombong pada manusia lainnya, karena semuanya sama, tercipta dari dasar materi dan proses yang sama, hina dan menjijikkan.

Kesombongan kepada sesama makhluk saja, tak pantas bagimu, Apalagi menyombongkan dirinya kepada Allah, Sang pencipta? Tentu sangat tidak layak.

Selain untuk mengingatkan posisi hamba yang lemah di hadapan Tuhan, Ayat ini sekaligus teguran untuk manusia yang sering menganggap dirinya lebih istimewa dari sesamanya, padahal asal dan awal manusia itu sama saja.

Manusia bukan apa-apa, hanya kumpulan daging dan tulang belulang yang berasal dari air yang lemah dan hina, tidak punya kemampuan dan kekuasaan sedikitpun.

Renungan dan Saling Mengingatkan

Oleh sebab itu, senantiasa kita ingat dari mana kita berasal agar tahu kemana kita akan menuju, dan terhindar dari keangkuhan dan kesombongan. Dan Jikalau ada diantara kita lupa, mari saling mengingatkan, bukan saling menyalahkan.

Doa dan Penutup

Semoga Allah subhanahu wa ta’ala memilih kita menjadi hamba-hamba yang jauh dari kesombongan…. Amien.

هذا، وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمين …

Sumber dan Keterangan Penulis

Dikutip dari : https://quranbest.page.link/JneoT4STF34F4xiq9

Diedit dan disempurnakan di Buraidah-Qassim-KSA

1 Rabiuts Tsani 1442H/ 17 November 2020M

Agus Rinaldi Afrizal, Lc

(Mahasiswa Pascasarjana universitas Qassim-KSA)

Agus Rinaldi Afrizal, Lc., M.A., Ph.D.

Alumni Program Doktor (S3), Al-Madinah International University (MEDIU), Malaysia. Mahasiswa Program Doktor (S3), Universitas Qassim, Arab Saudi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button