Tarbawi

Wasilah Mengokohkan Hati di Atas Agama Allah ‘Azza wa Jalla (Bagian 2)

الحمد لله العزيز الغفار، خلق الإنسان من صلصال كالفخار, وخلق الجان من مارج من نار، أرسى الجبال وأجرى الأنهار, وأنزل الغيث وأنبت الأشجار، سخر لنا الفُلك ومهد لها أمواه البحار, وخلق الشمس والقمر وقلب الليل والنهار, صورنا فأحسن صورنا، وجعل لنا السمع والأفئدة والأبصار, ﴿ وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَتَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا إِنَّ الْإِنْسَانَ لَظَلُومٌ كَفَّارٌ ﴾ , نحمده تبارك وتعالى حمد المتقين الأبرار, ونعوذ بنور وجهه الكريم من خلق الأشرار, ونسأله السلامة من دار البوار.


Segala puji bagi Allah ‘azza wa jalla atas segala nikmat dan karunia yang Ia berikan kepada hamba-hambaNya. Salam serta salawat semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi mulia, Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, pendakwah sejati yang telah membawa ummatnya kepada jalan yang Allah ridai, tak terlupa kita kirimkan salam kepada keluarga beliau, sahabat-sahabat beliau, serta mereka yang menempuh jalan beliau hingga hari akhir.

Wasilah keempat, mengambil ibrah dari kisah keteguhan hati para salaf al salih. Baik kisah nabi dan rasul-rasul Allah, orang-orang yang membersamai dakwah mereka, serta generasi yang terdekat dengan mereka dan selainya. Dari kisah-kisah hidup dan perjuangan mereka ini, seorang muslim mendapatkan amunisi untuk menguatkan, mengokohkan hatinya di atas agama Allah. Seperti kisah ashabul ukhdud, kisah keluarga firaun, kisah perjalanan dakwah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, perjalanan dakwah beliau di thaif, keteguhan hati Bilal dan keluarga Yasir. 

Allah berfirman,;

وَكُلّٗا نَّقُصُّ عَلَيۡكَ مِنۡ أَنۢبَآءِ ٱلرُّسُلِ مَا نُثَبِّتُ بِهِۦ فُؤَادَكَۚ وَجَآءَكَ فِي هَٰذِهِ ٱلۡحَقُّ وَمَوۡعِظَةٞ وَذِكۡرَىٰ لِلۡمُؤۡمِنِينَ ١٢٠ 

“Dan semua kisah dari rasul-rasul Kami ceritakan kepadamu, ialah kisah-kisah yang dengannya Kami teguhkan hatimu; dan dalam surat ini telah datang kepadamu kebenaran serta pengajaran dan peringatan bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Hud : 120)

Baca Juga  Menjadi Pendengar Yang Baik

Dalam ayat ini, Allah mengabarkan kepada nabiNya bahwa kisah-kisah nabi dan rasul itu mampu menjadi amunisi, penguat hati nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam mengemban risalah dakwah, juga menguatkan hati sahabat-sahabat beliau serta kaum muslimin. Kisah-kisah salaf al salih adalah di antara wasilah yang mampu mengokohkan hati seorang muslim, memberinya semangat ketika sedang dalam masa futur.

Wasilah kelima, memahami hakikat dari kebatilan dan tidak terpengaruh dengan orang-orang batil. Jika seorang muslim mampu memahami hakikat dari kebatilan, maka ia akan tahu bahayanya dan berusaha menjauhinya sekuat mungkin, seperti ia yang berlari menjauhi singa yang ingin memakannya.

Allah berfirman,;

لَا يَغُرَّنَّكَ تَقَلُّبُ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ فِي ٱلۡبِلَٰدِ ١٩٦ 

“Janganlah sekali-kali kamu terperdaya oleh kebebasan orang-orang kafir bergerak di dalam negeri.” (QS. Ali Imran : 196)

Ayat ini memberikan peringatan kepada kita agar tidak terpedaya oleh orang-orang kafir. Tentu kita pun tidak boleh terpedaya oleh orang-orang munafik, dan mereka yang gemar berbuat kebatilan, meski banyak di antara mereka yang secara zahir memiliki penampilan yang rapi, terlihat baik, dan sangat pandai dalam beretorika.

Wasilah keenam, senantiasa memperbanyak berzikir kepada Allah ‘azza wa jallaa. Zikir memiliki kekuatan yang dahsyat dalam mengokohkan hati seorang muslim, ia adalah bentuk upaya dalam menguatkan hubungan antara hamba dengan  Rabbnya, juga wasilah dalam meminta pertolongan kepada Allah. Sebagaimana yusuf Ketika dirayu oleh istri raja Mesir, dengan zikirnya, setan dan syahwat tak mampu meruntuhkan keteguhan, kokohnya benteng keimanan sang nabi.

Dalam sebuah firmanNya, Allah menggambarkan bahwa dengan zikir, Allah akan kokohkan orang-orang beriman di medan perang. 

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِذَا لَقِيتُمۡ فِئَةٗ فَٱثۡبُتُواْ وَٱذۡكُرُواْ ٱللَّهَ كَثِيرٗا لَّعَلَّكُمۡ تُفۡلِحُونَ ٤٥ 

Baca Juga  Hakikat Taubat

“Hai orang-orang yang beriman. apabila kamu memerangi pasukan (musuh), maka berteguh hatilah kamu dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung.” (QS. Al ‘anfal : 45)

Inilah beberapa wasilah yang bisa mengokohkan hati seorang mukmin agar senantiasa kokoh di atas agama Allah. Semoga Allah teguhkan hati kita semua di jalanNya. amin

Rusdy Qasim, Lc.

Alumni S1, Jurusan Hadis Syarif, Universitas Islam Madinah, KSA.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Klik
Kami siap melayani anda
Anda terhubung dengan admin
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Afwan, ada yang bisa kami bantu?