Tuntunan Al-Quran Dalam Menghadapi Si “Makhluk Halus”

142

      Jagad medsos pemberitaan sedang dipenuhi serba-serbi sesosok makhluk halus yang sangat meresahkan. Pamornya meningkat tajam dan menggelitik banyak pihak untuk ambil bagian menerawang dan tawarkan penangkal. Takut dan cemas meliputi seantero dunia dan mendorong banyak negara menerbitkan aturan tak terduga demi mencekal kunjungan si “makhluk halus” tersebut.

      Tindakan memborong bahan pangan, berburu masker yang semakin langka, hingga ditutupnya perjalanan ibadah umrah; merupakan bentuk nyata yang dapat menggambarkan situasi dunia saat ini, akibat si “makhluk halus”.

      Sahabat, tegar dan ingatlah ada Rabb Mahaperkasa yang telah membekali hambanya Al-Quran sebagai pedoman dan tuntunan hidup. Resapi sejenak resep jitu Al-Quran yang diramu oleh Syekh Abdurrazaq Al-Badr -dalam khotbahnya pada hari jumat lalu- dalam menghadapi situasi ini; resumenya sebagai berikut:

  • Tiada Musibah Menimpa, Melainkan atas Takdir Allah

Allah Ta’ala berfirman,

{قُلْ لَنْ يُصِيبَنَا إِلَّا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَنَا هُوَ مَوْلَانَا وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ}

Artinya: “Katakanlah: Tidak akan menimpa kami melainkan apa-apa yang telah Allah gariskan bagi kami, Dialah pelindung kami, hanya kepada-Nya orang-orang beriman bertawakkal”. (QS At-Taubah: 51)

 

Sungguh dalam situasi ini, seorang hamba hendaknya memperkuat keyakinannya terhadap takdir dan ketentuan Allah. Sebab ketentuan Allah tidak akan melenceng, dan segala sesuatu yang ditakdirkan Allah akan terjadi, begitu pula sebaliknya. Keyakinannya yang kuat tersebut akan menenteramkan hati dan melenyapkan kecemasan dirinya yang berlebihan.

 

  • Musibah dan Bala Teratasi dengan Izin Allah

Allah Ta’ala berfirman,

{أَمَّنْ يُجِيبُ الْمُضْطَرَّ إِذَا دَعَاهُ وَيَكْشِفُ السُّوءَ وَيَجْعَلُكُمْ خُلَفَاءَ الْأَرْضِ أَإِلَهٌ مَعَ اللَّهِ }

Artinya: “Siapakah yang mengabulkan (doa) orang yang kesulitan ketika memohon kepada-Nya, yang melenyapkan keburukan, dan menjadikanmu khalifah di muka bumi. Adakah tuhan selain Allah?!…”. (QS An-Naml: 62)

Allah Yang Mahakuasalah yang mengangkat segala bentuk cobaan yang melanda, maka gantungkanlah seluruh harapan kepada Allah semata.

 

  • Tawakal dan Berserah Diri

Allah Ta’ala berfirman,

{وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا}

Artinya: “Dan barang siapa bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkannya (segala kebutuhannya). Sesungguhnya Allah melaksanakan segala urusan yang (dikehendaki)Nya, serta menentukan kadar segala sesuatu.” (QS At-Thalaq: 3)

Maka tawakal dan berserah dirilah kepada Allah, sebab segala sesuatu telah ditentukan kadar dan waktunya, dan ia pun akan berlalu.

 

  • Doa Senjata Seorang Mukmin

Allah Ta’ala berfirman,

{وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ}

Artinya: “Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), ‘Sungguh Aku sangat dekat, mengabulkan doa orang-orang yang berdoa, maka hendaknya mereka memenuhi (segala perintah-Ku), dan beriman kepada-Ku’, semoga mereka memahami”. (QS Al-Baqarah: 186)

Panjatkanlah doa-doa tulus kepada Allah, niscaya Allah akan memberikan yang terbaik bagi hamba-Nya. Ketahuilah, bahwasanya doa adalah kunci segala kebaikan, solusi segala ujian, penenteram dari segala kecemasan, tameng dari segenap ancaman, dan dialah senjata setiap pribadi yang beriman.

 

  • Dunia Panggung Ujian dan Cobaan

Allah Ta’ala berfirman,

{الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُور

Artinya: “Yang menciptakan mati dan hidup, agar menguji kalian, siapakah di antara kalian yang lebih baik amalnya. Dan Dialah Yang Mahaperkasa lagi Maha Pengampun.” (QS Al-Mulk: 2)

Dengan menyadari tabiat kehidupan ini yang menjadi panggung ujian dan cobaan, hendaknya kita selalu siap menghadapinya dengan amalan baik sesuai tuntunan Al-Quran dan Sunnah.

 

  • Allah Maha Penyembuh

Allah Ta’ala berfirman,

{وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ}

Artinya: “Dan apabila aku sakit, Allahlah yang akan menyembuhkanku”. (QS As-Syu’ara: 8)

Yakinlah bahwa yang menyembuhkan segala penyakit adalah Allah ta’ala. Maka pintalah kepadaNya kesembuhan atas saudara-saudara kita yang sedang diuji dengan penyakit  yang dihadapi.

            Demikianlah resep-resep jitu Al-Quran dalam menghadapi berbagai bencana yang melanda, tak terkecuali ancaman nyata “virus corona genersi baru” yang sedang melanda. Semoga dengan tuntunan di atas, ditambah tindakan pencegahan yang dicanangkan pemerintah bersama para ahli sebagai bentuk ikhtiyar, dapat meredam panic attack yang terjadi di masyarakat. Dan satu yang pasti, badai akan berlalu…

ibnuhadiy.ma@gmail.com

والله تعالى أعلم بالصواب، وصلى الله نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم

Leave A Reply

Your email address will not be published.