Tatsqif

Mengulik Istimewanya Bulan Rajab

Dalam syariat Islam terdapat beberapa momen yang nilai ibadah di dalamnya lebih besar dibandingkan momen selainnya. Di antara momen tersebut ialah:

  1. Sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan.
  2. Sepuluh hari pertama di bulan Zulhijjah.
  3. Bulan-bulan haram, yaitu: Zulkaidah, Zulhijjah, Muharram, dan Rajab.

Pada tulisan singkat ini, kami akan memaparkan beberapa pembahasan seputar bulan Rajab yang sebagian besarnya kami rangkum dari karya ilmiah seorang ulama tersohor, Imam Ibnu Rajab al-Hanbaliy rahimahullah yang membahas amalan-amalan dalam setahun. Karya itu berjudul “Lathaif al-Ma’arif”.

Allah ‘azza wa jalla berfirman,

اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوۡرِ عِنۡدَ اللّٰهِ اثۡنَا عَشَرَ شَهۡرًا فِىۡ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوۡمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالۡاَرۡضَ مِنۡهَاۤ اَرۡبَعَةٌ حُرُمٌ‌ ؕ ذٰ لِكَ الدِّيۡنُ الۡقَيِّمُ ۙ  فَلَا تَظۡلِمُوۡا فِيۡهِنَّ اَنۡفُسَكُمۡ‌ ؕ وَقَاتِلُوا الۡمُشۡرِكِيۡنَ كَآفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوۡنَكُمۡ كَآفَّةً‌  ؕ وَاعۡلَمُوۡۤا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الۡمُتَّقِيۡنَ

“Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah adalah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu dia menciptakan langit dan bumi. Di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu, dan perangilah kaum musyrikin semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” (QS. at-Taubah: 36)

Ayat ini menjelaskan bahwa dari 12 bulan yang ada, Allah mengistimewakan empat bulan yang disebut bulan-bulan haram.

Apa sajakah empat bulan yang haram tersebut?

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam telah menafsirkannya dengan sabda beliau:

” إِنَّ الزَّمَانَ قَدِ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ اللَّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ؛ السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ؛ ثَلَاثٌ مُتَوَالِيَاتٌ : ذُو الْقَعْدَةِ، وَذُو الْحِجَّةِ، وَالْمُحَرَّمُ، وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِي بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ “.

Baca Juga  Pelajaran Berharga Dari Kasus Penista Agama

“Sesungguhnya zaman telah berputar sebagaimana bentuknya pada hari Allah menciptakan langit dan bumi; satu tahun terdiri dari dua belas bulan, di antaranya ada empat (bulan) haram, tiga bulan berurutan, yaitu: Zulkaidah, Zulhijjah, dan Muharram, dan satunya Rajab Mudhar yang terletak antara bulan Jumadil Akhir dan Sya’ban.” (HR.Bukhari dan Muslim).

Mengapa keempat bulan tersebut dinamakan bulan haram?

Jawabannya adalah karena besar dan agungnya kedudukan bulan tersebut. Imam Ibnu Rajab berkata, “Telah diriwayatkan bahwa telah terjadi kejadian-kejadian besar di bulan Rajab, dan tidak ada satu pun di antaranya yang shahih. Di antara kisah-kisah tidak benar tersebut ialah:

  1. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dilahirkan pada malam pertama dari bulan Rajab.
  2. Beliau diangkat menjadi nabi pada hari ke-27 pada bulan Rajab”.

Ada beberapa persoalan syariat yang berkaitan dengan bulan Rajab, di antaranya:

  1. Amal Saleh dan Dosa.

Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu berpendapat bahwa dosa dan amal saleh yang dilakukan di bulan-bulan haram (termasuk bulan Rajab) lebih besar dibandingkan dengan bulan-bulan yang lainnya. Akan tetapi, bukan berarti kita menganggap remeh dosa di luar bulan-bulan haram. Ingatlah ungkapan: Lihatlah kepada siapa engkau bermaksiat dan jangan lihat maksiat apa yang engkau lakukan!”.

Sungguh perbuatan dosa sangatlah berbahaya di dunia dan akhirat, sehingga sikap waspada kita terhadap maksiat haruslah selalu membersamai setiap napas selama kita masih hidup.

  • Peperangan.

Di awal zaman kenabian, peperangan diharamkan di bulan-bulan haram. Akan tetapi, pelarangan tersebut telah mansukh (dihapus) hukumnya dan tidak berlaku lagi. Hal ini sesuai pendapat  mayoritas ulama.

  • Puasa.

Tidak ada dalil shahih dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dan para sahabatnya tentang puasa yang dikhususkan di bulan Rajab. Di antara ulama salaf ada yang berpuasa pada bulan-bulan haram seluruhnya, di antaranya Abdullah bin Umar dan al-Hasan al-Bashriy. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa beliau tidak suka jika ada yang berpuasa pada bulan Rajab seluruhnya. Beliau berpendapat agar hendaknya ada beberapa hari yang seseorang tidak berpuasa di bulan tersebut.

  • Zakat.
Baca Juga  Kedudukan Fatwa bagi Umat Islam

Tidak ada dalil dari Sunnah yang mengkhususkan untuk mengeluarkan zakat di bulan Rajab. Tetapi, zakat menjadi wajib dikeluarkan jika telah memenuhi nishab (takaran) yang telah ditentukan dan telah berlalu haul (satu tahun) di bulan apa pun itu.

  • Umrah.

Umar bin Khatthab radhiyallahu anhu menganjurkan umrah di bulan Rajab. Ibnu Sirin menukil bahwa para ulama salaf melaksanakan umrah di bulan Rajab.

  • Doa.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu bahwa jika telah masuk bulan Rajab, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berdoa:

اللهُمَّ بَارِك لَنَا فِي رَجَبَ وَ شَعبَانَ وَ بَلِّغنَا رَمَضَانَ

“Ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban dan sampaikanlah kami pada bulan Ramadhan”. (HR. Ahmad).

Tetapi, dalam sanad hadis ini terdapat kelemahan, di dalamnya terdapat perawi yang bernama Zaidah bin Abi ar-Ruqqad, Imam Bukhari berkata tentangnya: Hadisnya unkar”.

  • Shalat.

Tidak ada shalat khusus yang disyariatkan di bulan Rajab.

Setelah Imam Ibnu Rajab al-Hanbaliy memaparkan penjelasan terkait dengan bulan Rajab ini, beliau menutupnya dengan nasihat-nasihat indah sebagaimana kebiasaan beliau dalam karya tulisnya. Berikut nasihat para ulama dan orang-orang saleh terkait bulan Rajab:

Abu Bakr al-Warraq berkata, “Bulan Rajab adalah bulan untuk menanam, bulan Sya’ban adalah bulan untuk menyiram tanaman tersebut, dan bulan Ramadhan adalah bulan untuk memanen tanaman tersebut”.

Imam Ibnu Rajab berkata, “Sudah sepantasnya bagi orang yang menghitamkan catatan amalannya dengan dosa-dosa agar memutihkannya dengan tobat pada bulan ini”.

Akhir kata, Semoga tulisan ini bermanfaat dan dapat diamalkan oleh kita semua. Wallahu ta’ala a’lam.

Asri Amir, Lc

Mahasiswa S2, Qassim University, KSA.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Check Also
Close
Back to top button
Klik
Kami siap melayani anda
Anda terhubung dengan admin
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Afwan, ada yang bisa kami bantu?