Tarbawi

Faedah-Faedah Takwa Dari Al Quran (5)

91. Takwa merupakan di antara sebab keselamatan dari kebinasaan dan keburukan.

Allah berfirman:

﴿ وَيُنَجِّى اللّٰهُ الَّذِيْنَ اتَّقَوْا بِمَفَازَتِهِمْۖ لَا يَمَسُّهُمُ السُّوْۤءُ وَلَا هُمْ يَحْزَنُوْنَ ﴾

Artinya: “Allah menyelamatkan orang-orang yang bertakwa karena kemenangannya sehingga mereka tidak disentuh oleh azab dan tidak bersedih”. QS. Az Zumar: 61

92. Orang-orang bertakwa akan diantar masuk menuju surga secara berombongan dengan penuh kemuliaan dan mereka akan kekal di dalamnya

Allah berfirman:

﴿ وَسِيْقَ الَّذِيْنَ اتَّقَوْا رَبَّهُمْ اِلَى الْجَنَّةِ زُمَرًا ۗحَتّٰىٓ اِذَا جَاۤءُوْهَا وَفُتِحَتْ اَبْوَابُهَا وَقَالَ لَهُمْ خَزَنَتُهَا سَلٰمٌ عَلَيْكُمْ طِبْتُمْ فَادْخُلُوْهَا خٰلِدِيْنَ وَقَالُوا الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ صَدَقَنَا وَعْدَهٗ وَاَوْرَثَنَا الْاَرْضَ نَتَبَوَّاُ مِنَ الْجَنَّةِ حَيْثُ نَشَاۤءُ ۚفَنِعْمَ اَجْرُ الْعٰمِلِيْنَ ﴾

Artinya: “Orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya diantar ke dalam surga secara berombongan sehingga apabila mereka telah sampai di sana dan pintu-pintunya telah dibuka, para penjaganya berkata kepada mereka, “Salāmun ‘alaikum (semoga keselamatan tercurah kepadamu), berbahagialah kamu. Maka, masuklah ke dalamnya (untuk tinggal) selama-lamanya!” Mereka berkata, “Segala puji bagi Allah yang telah memenuhi janji-Nya dan mewariskan bumi (di akhirat) ini kepada kami sehingga dapat menempati surga sesuai dengan kehendak kami.” (Surga adalah) sebaik-baik balasan bagi orang-orang yang beramal (saleh). QS. Az Zumar: 73-74.

93. Takwa di antara sebab keselamatan dari azab di dunia.

Allah berfirman:

﴿ وَنَجَّيْنَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَكَانُوْا يَتَّقُوْنَ ࣖ ﴾

Artinya: “Kami menyelamatkan orang-orang yang beriman dan selalu bertakwa”. QS. Fussilat: 18.

94. Kehidupan akhirat diperuntukkan bagi mereka yang bertakwa kepada Allah.

Allah berfirman:

﴿ وَزُخْرُفًاۗ وَاِنْ كُلُّ ذٰلِكَ لَمَّا مَتَاعُ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا ۗوَالْاٰخِرَةُ عِنْدَ رَبِّكَ لِلْمُتَّقِيْنَ ࣖ ﴾

Artinya: “Dan, (Kami buatkan pula) perhiasan-perhiasan dari emas. Semuanya itu tidak lain hanyalah kesenangan hidup dunia, sedangkan (kenikmatan hidup) akhirat di sisi Tuhanmu (dikhususkan) bagi orang-orang bertakwa”. QS. Az Zukhruf: 35.

95. Persaudaraan yang dibangun di atas ketakwaan akan kekal di dunia dan di akhirat.

Allah berfirman:

﴿ اَلْاَخِلَّاۤءُ يَوْمَىِٕذٍۢ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ اِلَّا الْمُتَّقِيْنَ ۗ ࣖ ﴾

Artinya: “Teman-teman akrab pada hari itu saling bermusuhan satu sama lain, kecuali orang-orang yang bertakwa”. QS. Az Zukhruf: 67.

96. Tempat kembali bagi orang orang yang bertakwa adalah tempat aman di surga yang di dalamnya terdapat mata air serta kenikmatan.

Allah berfirman:

﴿ اِنَّ الْمُتَّقِيْنَ فِيْ مَقَامٍ اَمِيْنٍۙ فِيْ جَنّٰتٍ وَّعُيُوْنٍ ۙ يَّلْبَسُوْنَ مِنْ سُنْدُسٍ وَّاِسْتَبْرَقٍ مُّتَقٰبِلِيْنَۚ كَذٰلِكَۗ وَزَوَّجْنٰهُمْ بِحُوْرٍ عِيْنٍۗ يَدْعُوْنَ فِيْهَا بِكُلِّ فَاكِهَةٍ اٰمِنِيْنَۙ لَا يَذُوْقُوْنَ فِيْهَا الْمَوْتَ اِلَّا الْمَوْتَةَ الْاُوْلٰىۚ وَوَقٰىهُمْ عَذَابَ الْجَحِيْمِۙ فَضْلًا مِّنْ رَّبِّكَۚ ذٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيْمُ ﴾

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam tempat yang aman, (yaitu) di dalam taman-taman dan mata-mata air. Mereka memakai sutra yang halus dan sutra yang tebal seraya (duduk) berhadapan. Demikianlah (keadaan penghuni surga) dan Kami menjadikan mereka berpasangan dengan bidadari yang bermata elok. Di dalamnya mereka dapat meminta segala macam buah-buahan dengan aman dan tenteram. Mereka tidak akan merasakan mati di dalamnya selain kematian pertama (di dunia). Allah melindungi mereka dari azab (neraka) Jahim sebagai karunia dari Tuhanmu. Itulah kemenangan yang sangat agung. QS. Ad Dukhan: 51 – 57.

97. Takwa merupakan di antara sebab untuk mendapatkan perlindungan dari Allah.

Allah berfirman:

﴿ وَاللّٰهُ وَلِيُّ الْمُتَّقِيْنَ ﴾

Artinya: “Adapun Allah adalah pelindung orang-orang bertakwa”. QS. Al Jasiyah: 19.

98. Orang orang yang bertakwa mendapatkan janji Allah berupa surga yang di dalamnya terdapat berbagai macam nikmat.

Allah berfriman:

﴿ مَثَلُ الْجَنَّةِ الَّتِيْ وُعِدَ الْمُتَّقُوْنَ ۗفِيْهَآ اَنْهٰرٌ مِّنْ مَّاۤءٍ غَيْرِ اٰسِنٍۚ وَاَنْهٰرٌ مِّنْ لَّبَنٍ لَّمْ يَتَغَيَّرْ طَعْمُهٗ ۚوَاَنْهٰرٌ مِّنْ خَمْرٍ لَّذَّةٍ لِّلشّٰرِبِيْنَ ەۚ وَاَنْهٰرٌ مِّنْ عَسَلٍ مُّصَفًّى ۗوَلَهُمْ فِيْهَا مِنْ كُلِّ الثَّمَرٰتِ وَمَغْفِرَةٌ مِّنْ رَّبِّهِمْ ۗ كَمَنْ هُوَ خَالِدٌ فِى النَّارِ وَسُقُوْا مَاۤءً حَمِيْمًا فَقَطَّعَ اَمْعَاۤءَهُمْ ﴾

Artinya: ‘Perumpamaan surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa (adalah bahwa) di dalamnya ada sungai-sungai yang airnya tidak payau, sungai-sungai air susu yang rasanya tidak berubah, sungai-sungai khamar yang lezat bagi peminumnya, dan sungai-sungai madu yang murni. Di dalamnya mereka memperoleh segala macam buah dan ampunan dari Tuhan mereka. (Apakah orang yang memperoleh kenikmatan surga) sama dengan orang yang kekal dalam neraka dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga usus mereka terpotong-potong?”. QS. Muhammad: 15.

99. Takwa di antara sebab untuk meraih pahala.

Allah berfirman:

﴿ وَاِنْ تُؤْمِنُوْا وَتَتَّقُوْا يُؤْتِكُمْ اُجُوْرَكُمْ ﴾

Artinya: “Jika kamu beriman dan bertakwa, Allah akan memberikan pahala kepadamu”. QS. Muhammad: 36.

100. Takwa di antara sebab untuk menapatkan rahmat Allah.

Allah berfirman:

﴿ وَاتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ ࣖ ﴾

Artinya: “dan bertakwalah kepada Allah agar kamu dirahmati”. QS. Al Hujurat: 10.

101. Dengan takwa seseorang akan meraih kemuliaan dari Allah.

Allah berfirman:

﴿ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْ ۗ ﴾

Artinya: “Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa”. QS. Al Hujurat: 10.

102. Takwa meruapakan sebab untuk mengagungkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Allah berfirman:

﴿ اِنَّ الَّذِيْنَ يَغُضُّوْنَ اَصْوَاتَهُمْ عِنْدَ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ امْتَحَنَ اللّٰهُ قُلُوْبَهُمْ لِلتَّقْوٰىۗ لَهُمْ مَّغْفِرَةٌ وَّاَجْرٌ عَظِيْمٌ ﴾

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang merendahkan suaranya di sisi Rasulullah, mereka itulah orang-orang yang telah diuji hatinya oleh Allah untuk bertakwa. Mereka akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar”. QS. Al Hujurat: 3.

103. Surga akan didekatkan kepada orang-orang yang bertakwa.

Allah berfriman:

﴿ وَاُزْلِفَتِ الْجَنَّةُ لِلْمُتَّقِيْنَ غَيْرَ بَعِيْدٍ ﴾

Artinya: “ Adapun surga didekatkan kepada orang-orang yang bertakwa pada tempat yang tidak jauh (dari mereka)”. QS. Qaf: 31.

104. Pahala orang-orang bertakwa adalah surga.

Allah berfirman:

﴿ اِنَّ الْمُتَّقِيْنَ فِيْ جَنّٰتٍ وَّعُيُوْنٍۙ ﴾

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam (surga yang penuh) taman-taman dan mata air”. QS. Az Zariyat: 15.

105. Pahala orang-orang bertakwa berupa surga.

Allah berfirman:

﴿ اِنَّ الْمُتَّقِيْنَ فِيْ جَنّٰتٍ وَّنَعِيْمٍۙ ﴾

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam surga dan kenikmatan”. QS. At Tur: 17.

106. Takwa melahirkan rasa takut kepada Allah.

Allah berfirman:

﴿ قَالُوْٓا اِنَّا كُنَّا قَبْلُ فِيْٓ اَهْلِنَا مُشْفِقِيْنَ ﴾

Artinya: “Mereka berkata, “Sesungguhnya kami dahulu, sewaktu berada di tengah-tengah keluarga kami, adalah orang yang takut (ditimpa azab Allah)”. QS. At Tur: 26.

107. Pahala orang-orang bertakwa adalah surga beserta seluruh kenikmatan di dalamnya.

Allah berfirman:

﴿ اِنَّ الْمُتَّقِيْنَ فِيْ جَنّٰتٍ وَّنَهَرٍۙ ﴾

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di taman-taman dan sungai”. QS. Al Qamar: 54.

108. Takwa merupakan sebab dilipatgandakannya rahmat, petunjuk dan ampunan dari Allah.

Allah berfriman:

﴿ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَاٰمِنُوْا بِرَسُوْلِهٖ يُؤْتِكُمْ كِفْلَيْنِ مِنْ رَّحْمَتِهٖ وَيَجْعَلْ لَّكُمْ نُوْرًا تَمْشُوْنَ بِهٖ وَيَغْفِرْ لَكُمْۗ وَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌۙ ﴾

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan berimanlah kepada Rasul-Nya (Nabi Muhammad), niscaya Allah menganugerahkan kepadamu dua bagian dari rahmat-Nya dan menjadikan cahaya untukmu yang dengan cahaya itu kamu berjalan serta Dia mengampunimu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. QS. Al Hadid: 28.

109. Takwa merupakan sebab dibukakan jalan keluar dari kesempitan hidup dan sebab dilapangkannya rezki.

Allah berfirman:

﴿ وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مَخْرَجًا ۙ وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُۗ ﴾

Artinya: “Siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya dan menganugerahkan kepadanya rezeki dari arah yang tidak dia duga”. QS. At Talaq: 2 -3.

110. Takwa merupakan sebab dimudahkannya segala urusan.

Allah berfirman:

﴿ وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مِنْ اَمْرِهٖ يُسْرًا ﴾

Artinya: “Siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia menjadikan kemudahan baginya dalam urusannya”. QS. At Talaq: 4.

111. Takwa merupakan sebab dihapuskannya dosa-dosa serta meraih pahala yang banyak.

Allah berfirman:

﴿ وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يُكَفِّرْ عَنْهُ سَيِّاٰتِهٖ وَيُعْظِمْ لَهٗٓ اَجْرًا ﴾

Artinya: “Siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan memperbesar pahala baginya”. QS. At Talaq: 5.

112. Pahala orang-orang bertakwa berupa surga.

Allah berfirman:

﴿ اِنَّ لِلْمُتَّقِيْنَ عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنّٰتِ النَّعِيْمِ ﴾

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa mendapatkan surga yang penuh kenikmatan di sisi Tuhannya”. QS. Al Qalam: 34.

113. Orang-orang yang memiliki sifat takwa adalah mereka yang selalu mengambil pelajaran dari Al Quran.

Allah berfirman:

﴿ وَاِنَّهٗ لَتَذْكِرَةٌ لِّلْمُتَّقِيْنَ ﴾

Artinya: “Sesungguhnya ia (Al-Qur’an itu) benar-benar suatu pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa”. QS. Al Haqqah: 48.

114. Pahala bagi orang-orang yang bertakwa adalah naungan di dalam surga yang di sekitarnya mata air, serta buah-buahan yang mereka sukai.

Allah berfirman:

﴿ اِنَّ الْمُتَّقِيْنَ فِيْ ظِلٰلٍ وَّعُيُوْنٍۙ وَّفَوَاكِهَ مِمَّا يَشْتَهُوْنَۗ ﴾

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam naungan (pepohonan surga yang teduh) dan (ada di sekitar) mata air serta buah-buahan yang mereka sukai”. QS. Al Mursalat: 41 – 42.

115. Pahala bagi orang-orang memiliki sifat takwa adalah kemenangan dalam meraih nikmat yang banyak di surga.

Allah berfirman:

﴿ اِنَّ لِلْمُتَّقِيْنَ مَفَازًاۙ حَدَاۤىِٕقَ وَاَعْنَابًاۙ وَّكَوَاعِبَ اَتْرَابًاۙ وَّكَأْسًا دِهَاقًاۗ لَا يَسْمَعُوْنَ فِيْهَا لَغْوًا وَّلَا كِذّٰبًا جَزَاۤءً مِّنْ رَّبِّكَ عَطَاۤءً حِسَابًاۙ ﴾

Artinya: “Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa (ada) kemenangan (surga), (yaitu) kebun-kebun, buah anggur, gadis-gadis molek yang sebaya, dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman). Di sana mereka tidak mendengar percakapan yang sia-sia dan tidak pula (perkataan) dusta. (Hal itu) sebagai balasan (dan) pemberian yang banyak dari Tuhanmu”. QS. An Naba’: 31-36.

116. Takwa merupakan salah satu sebab pelapangan jalan kemudahan.

Allah berfriman:

﴿ فَاَمَّا مَنْ اَعْطٰى وَاتَّقٰىۙ وَصَدَّقَ بِالْحُسْنٰىۙ فَسَنُيَسِّرُهٗ لِلْيُسْرٰىۗ ﴾

Artinya: “Siapa yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa, serta membenarkan adanya (balasan) yang terbaik (surga), Kami akan melapangkan baginya jalan kemudahan (kebahagiaan)”. QS. Al Lail: 5 – 7.

117. Takwa merupakan sebab keselamatan dari neraka.

Allah berfriman:

﴿ وَسَيُجَنَّبُهَا الْاَتْقَىۙ الَّذِيْ يُؤْتِيْ مَالَهٗ يَتَزَكّٰىۚ وَمَا لِاَحَدٍ عِنْدَهٗ مِنْ نِّعْمَةٍ تُجْزٰىٓۙ اِلَّا ابْتِغَاۤءَ وَجْهِ رَبِّهِ الْاَعْلٰىۚ وَلَسَوْفَ يَرْضٰى ࣖ ﴾

Artinya: “Akan dijauhkan darinya (neraka) orang yang paling bertakwa, yang menginfakkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkan (diri dari sifat kikir dan tamak). Tidak ada suatu nikmat pun yang diberikan seseorang kepadanya yang harus dibalas, kecuali (dia memberikannya semata-mata) karena mencari keridaan Tuhannya Yang Mahatinggi. Sungguh, kelak dia akan mendapatkan kepuasan (menerima balasan amalnya)”. QS. Al Lail: 17 – 21.

Dengan ini maka sempurnalah faedah-faedah takwa yang tertuang di dalam Al Quran sesuai dengan apa yang kami dapatkan berjumlah 64 faedah dengan menghapus faedah yang berulang, adapun total keseluruhan berjumlah 107 dengan faedah yang berulang.

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam yang dengan nikmat-nikmatNya sempurnalah seluruh amalah saleh. Tuhan yang senantiasa menganugerahkan nikmat kepada hamba-hambaNya yang dikehendaki, lalu memberikan mereka petunjuk kepada jalan yang benar, namun Dia pun menyesatkan dari jalan yang benar ini segolongan orang dengan hikmah yang Allah inginkan. Maka maha suci Allah Dzat yang maha bijaksana, maha mengetahui, maha baik, maha penyayang. Ya Allah, karuniakanlah kepada kami rahmatMu seseungguhnya Engkau adalah Dzat yang maha pemberi. Ya Allah, jadikanlah kami orang yang memiliki sifat-sifat takwa tersebut, sehingga Engkau meridai mereka dan mereka pun rida kepadaMu wahai Dzat yang maha hidup lagi berdiri sendiri. Wahai Dzat yang ditanganNya berada keagungan langit dan bumi.

Semoga Allah mencurahkan salawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam beserta dengan keluarga, sahabat dan para pengikutnya yang baik hingga akhir kiamat.

Tulisan ini selesai pada hari ke sepuluh bulan jumada tsaniyah tahun 1393 H.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Darul Idam, Lc., M.A.

Kandidat Doktor Qassim University, KSA.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button