Fatawa Haji & Umrah

28. Bolehkah berdoa dengan bahasa Indonesia ketika melaksanakan thawaf dan sa’i?

28. Soal:
Bolehkah berdoa dengan bahasa Indonesia ketika melaksanakan thawaf dan sa’i?

Jawab:
Dianjurkan ketika tawaf dan sai memperbanyak dzikir dan doa untuk memohon segala kebaikan dunia dan kahirat. Dan tidak ada doa khusus yang dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, kecuali doa diantara rukun yamani dan hajar aswad,dimana beliau berdoa:

ربنا آتنا في الدنيا حسنة، وفي الآخرة حسنة، وقنا عذاب النار

Sangat dianjurkan memahami dzikir atau doa yang dilantunkan, bila mampu dengan bahasa arab, maka hal itu sangat baik, namun bila tidak mampu, maka dibolehkan berdoa menggunakan bahasa Indonesia, kecuali pada doa dan dzikir yang telah dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yaitu doa diantara rukun yamani dan hajar aswad.

Baca Juga  43. Jika seorang yang wukuf di Arafah, namun karena udzur/sakit ia terpaksa keluar dari Arafah sebelum matahari terbenam/waktu magrib, apakah yang harus ia lakukan?

Markaz Inayah

Markazinayah.com adalah website dakwah yg dikelola oleh Indonesian Community Care Center Riyadh, KSA. Isi dari website ini adalah kontribusi dari beberapa mahasiswa Indonesia yang saat ini sedang menempuh pendidikan di beberapa universitas di Arab Saudi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Klik
Kami siap melayani anda
Anda terhubung dengan admin
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Afwan, ada yang bisa kami bantu?